part#1
  • WpView
    Membaca 10
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Des 13, 2019
Tatkala aku pulang sekolah, tepat ketika aku sedang berjalan di depan pasar dekat rumahku, aku merasakan tiba-tiba butiran air dari langit mulai membasahi rambutku yang tergerai. cepat-cepat aku segera bergegas untuk memasuki rumahku. "gubrakkkkk!!!!" aku terjatuh "suara apa itu, kok keras sekali?" teriak ibuku. dengan cekatnya ibu langsung menghampiriku didepan pintu dengan sebatang pisau di tangan kanannya dan sebutir bawang bombay di tangan kirinya. karena ibu memang kelihatannya sedang memasak didapur. "tidak apa-apa bu, ini cuma jatuh kecil saja. ibu tidak perlu cemas" ujarku sambil mengemas buku-buku yang ikut berjatuhan di lantai sehingga berserakan. "lain kali hati-hati sayang, jangan tergesa-gesa kalau sedang berjalan ya nak.." ibu tak menganggap serius kejadian ini, ibu segera kembali kedapur untuk menyelesaikan pekerjaannya itu.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • NEVER
  • Aku Dan Waktu.
  • Love Mother [END]
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Cinta Tapi Cinta?
  • TIAP-TIAP PUNYA MASING MASING
  • My daughter✨
  • Hai, Kak! (END)
NEVER

"Apakah kau bisa menakhlukan perasaan bencinya menjadi perasaan cinta, dengar... aku temanmu dan ibuku adalah teman mommy'mu juga, jadi aku tau apa yang terjadi tentang perasaanmu sobat. Kau kira aku gak tau masalahmu..." Mataku menatapnya dengan sangat tajam sampai dia gak berani menatapku' dia kira aku siapa ahh... berani-beraninya dia gak mau membagi rahasianya kepadaku? Aku yang temanya saja tau tentang semua rekayasa sandiwaranya di belakang mommy'nya. "Eh... a... apa maksudmu!..." Entah kenapa perasaanku agak aneh setelah mendengar jesson mengatakan tentang perasaanku... apa mungkin dia udah tau. "Kau mencintai mommy'mu iakan..." Tersenyum miring, nampaknya ferro sangat shoc berat setelah dia mendengar perkataanku tadi. "A... apa kau gila, ma... mana mungkin aku mencintai mommy'ku send-" Perkataanku terpotong. "Mommy'mu sendiri, benarkah..." Jika saja ferro tau tentang semua cerita masa kecilnya dulu, pasti dia tidak akan membenci mommy'nya di suatu nanti. "Wooi... jesson kenapa kau melamun..." Setelah mengulangi perkataanku tadi, wajahnya nampak aneh... dia melamun dan tidak menatap kearahku lagi' ada apa denganya. "He... he... a... aku lupa, oh ia... eh... ibuku menyuruhku untuk pulang ke rumah' kebetulan dia pulang cepat malam ini dari rumah sakit..." Dengan cepat aku bergegas menarik tasku di atas meja dan kakiku melangkah keluar dari kamarnya' tanpa melihat kearah ferro dan berpamitan denganya... yang kudengar dia malah mengomel di dalam rumah. "Tuh anak kenapa sih, lagian... bukanya kemarin dia bilang kalau tante winna pulangnya besok sore..." Aku merasa akhir-akhir ini jesson bertingkah aneh. 21+

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan