Bad Boy [Proses Revisi]

Bad Boy [Proses Revisi]

  • WpView
    Reads 64,064
  • WpVote
    Votes 3,545
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 27, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Bisa nggak, sih? Sehari aja lo nggak bikin gue kesal?" - Senja Andromeda. "Jika napas adalah rutinitas, maka ngejahilin lo adalah prioritas." - Laskar Auriga. ***** Larkar Auriga, bad boy yang takut dengan kecoa dan memiliki hobi mengganggu hidup seorang gadis bernama Senja Andromeda. Laskar memang sama seperti bad boy pada umumnya, ia suka tawuran dan membuat onar. Namun, yang membuat Laskar berbeda adalah tingkah lakunya. Jika bad boy pada umumnya bersifat dingin dan cuek, Laskar justru sebaliknya. Bad boy yang satu ini memiliki sifat tengil dan tidak bisa diam. Senja Andromeda, gadis yang merasa hidupnya tidak pernah tenang setelah bertemu dengan Laskar, apalagi saat Laskar sekelas dengan dirinya. Senja rasanya ingin sekali melempari Laskar dengan beribu-ribu kecoa. ***** cover by : WHS Graphic ***** ©itsmeqia, march 18, 2020.
All Rights Reserved
#604
shs
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • About You
  • VIA-AMARA
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Senja dan Mentari
  • ANTARES
  • Antara Fajar Dan Senja [TERBIT]
  • My Enemy Ayna
  • ARANAYA (END)

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines