ingin memeluk Ayah tapi aku malu

ingin memeluk Ayah tapi aku malu

  • WpView
    Reads 1,193
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Wed, Jan 22, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Buku ingin memeluk Ayah tapi aku malu membahas tentang kenapa harus malu untuk memeluk Ayah ? Padahal kan Ayah yang menjaga dan menafkahi kita ? Sebenarnya Ayah ingin memeluk kita. Kamu bisa bangga mempunyai pacar yang kaya, tapi kenapa kamu malu dengan ayah yang menjaga dan menafkahi mu dari kecil sampai sekarang. "Buku ini aku tulis untuk ayah yang sekarang berada di usia senja, maaf kan aku ayah aku terlahir hanya menjadi seorang seniman bukan seorang yang di banggakan seperti ayah."
All Rights Reserved
#69
ceritahidup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • sraddah (on going)
  • Cerita cinta ku
  • Antara aku dan dunia
  • terlambat
  • Fake Kindness ; Ni-ki ft. Enhypen [✓]
  • HARGA SEBUAH SESAL
  • RIFKI: 17 Tahun Bersama Abang
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • ANEAS [ Tahap Revisi ]
  • AILAH(END)✅

mata lentik itu terbuka saat matahari menerpa wajah nya, dia terduduk dengan keadaan bingung dan heran, seingatnya dia tadi sudah mati karna di bunuh, kenapa dia disini?. "nyonya, segeralah bersiap tuan sedang menunggu nyonya di ruangannya" *** "seperti keinginan mu waktu itu, aku mengizinkan mu untuk pergi dari kastil dan hidup sebagai rakyat biasa, sebagai pengakuan kesalahan mu Karna telah melukai nyonya meneer waktu itu" hah?, wah wahh baru saja merasakan hidup enak malah jadi hidup susah, tapi tak apalah dari pada disini aku merasa kurang nyaman. "baik tuan aku akan bersiap untuk pergi, terimakasih telah memberikan hukuman yang tak berat, saya akan berangkat malam ini" "yah hiduplah menjadi rakyat nyonya, agar Anda tak merasa anda selalu berkuasa" "baik tuan saya izin pamit, terima kasih karna menerima maaf saya" "ya pergilah, ini koin untuk anda bertahan hidup, carilah kerja dan hidup lah dari uang hasil kerja keras mu nyonya" "tentu, saya izin pamit" aku pergi dari ruangan nya, benar aku harus segera bersiap, dan harus berkerja keras dan lebih giat lagi. "nyonya tuan muda sedang menangis sekarang, maaf nyonya saya bukan bermaksud untuk mengangu nyonya tapi lihat lah tuan muda dulu" WTF lah nie tubuh dah jadi emak emak?, yaudah lah gue Bawak ajah tu bocah "antarkan saya ketempat tuan muda" "lewat sini nyonya" yukkk mampirrr kalau kepooo kelanjutannya🤭 Arti judul bisa di lihat di capt 13 Cover by canva and pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines