Dunia Dania

Dunia Dania

  • WpView
    Reads 186
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 19, 2020
Bagi beberapa orang, mempunyai keahlian khusus untuk mendeteksi kebohongan orang lain adalah hal yang menyenangkan. Tapi, Dania berbeda. Ia masuk ke dalam pengecualian. Mempunyai sensor otomatis yang dapat mendeteksi sebuah kebohongan adalah suatu musibah baginya. Bagaimana tidak? Keluarganya hancur gara-gara sensor sialan itu. Dan juga, karena sensor terkutuk itu, pertemanannya menjadi terbatas. Namun anehnya, ketika Dania tengah berhadapan dengan Bara, sensor itu mendadak tak berfungsi. Padahal, Dania sangat membutuhkan sensor itu untuk mendeteksi pengakuan cinta dari cowok absurd itu. Ada dua kemungkinan yang tiba-tiba terbesit dalam pikiran Dania. Sensor itu yang memang sudah tak berfungsi, atau Segala hal yang Bara ucapkan adalah jujur.
All Rights Reserved
#76
ajaib
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • To Choose an Enemy (End)
  • JUST BE MINE [END]
  • I Missing You (COMPLETED)
  • Let's Make A Happy Marriage
  • MilkTea [TAMAT]
  • Senja yang Terlewatkan
  • CLASS F
  • Lintang Waktu ✔

Daniel sudah cukup membuat masalah dengan hidupnya. Ia ingin menjalani tahun ketiganya di SMA dengan tenang. Namun, ia justru harus berurusan dengan gadis yang luar biasa angkuh dan keras kepala. Sebagai musuhnya. Sialnya, Daniel memilih musuh yang salah. Syvia Alejandro. Cantik, pintar, kaya, kesayangan para guru, dalam kata lain; sempurna. Berurusan dengan Syvia tak pernah menjadi hal bagus, apalagi menjadi musuhnya. Syvia bisa membuat dirinya menjadi pihak yang benar, bahkan meski dia yang bersalah. Tidak ada satu pun orang yang cukup bodoh untuk menjadi musuhnya. Kecuali satu orang. Daniel dan Syvia bagai api dan air. Daniel yang penuh emosi dan Syvia yang selalu tenang. Namun, pepatah pun mengatakan, diam-diam menghanyutkan. Syvia adalah bukti nyata pepatah itu. Dan Daniel hanyut di sana.

More details
WpActionLinkContent Guidelines