Rafflesia

Rafflesia

  • WpView
    LECTURAS 670
  • WpVote
    Votos 111
  • WpPart
    Partes 15
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ene 10, 2022
Namanya Rafflesia, hanya Rafflesia tidak ada tambahan nama dibelakangnya. Cukup singkat dan menyebalkan. Hidupnya layaknya bunga raksasa Rafflesia Arnoldi, kecantikan dan kesempurnaan yang dimiliknya tidak dapat menyembunyikan bau busuk hidupnya hingga membuat orang-orang menjauhkan diri darinya. Hanya beberapa orang yang menetap dan menerima kebusukannya, bagaikan lalat yang menempeli bunga raksasa itu. Ironis bukan. Jangan berikan tatap iba padanya, dirinya bukan sosok gadis lemah yang berurai air mata. Karena pada kenyataannya dirinya tidak punya ketakutan pada apapun di dunia ini. Bahkan pada hidupnya yang teramat menyeramkan. Tapi saat seseorang menerobos bentengnya dan merobek topengnya. Dia ketakutan. Rasa nyaman yang diberikan sosok itu, perhatian dan ketulusan yang dia terima, semua itu membuat dirinya takut terbuai lalu jatuh dalam lubang ketololan. Hidupnya terlalu busuk untuk menjadi sosok yang istimewa. "Rafflesia lo adalah sosok istimewa yang tuhan kirim buat gue ." ... Warning! Banyak kata-kata kasar!
Todos los derechos reservados
#1
rafflesia
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Shadowlight In Bloom
  • BAD LIAR (Completed)
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • RAVA : Rafael - Vanya ( THE END )
  • Impressive Love [TAHAP REVISI]
  • Troublemaker [Completed]
  • SELF LOVE
  • RAISA
  • Prestige Or Love? [END]
  • Segitiga [END]

Camora tumbuh dalam keterasingan. Terpisah dari orang tuanya, dari rumah, dari masa lalu yang tak bisa ia ingat, namun terus menghantuinya. Ia tak tahu alasan di balik jarak itu. Tak tahu mengapa hidupnya terasa seperti labirin tanpa ujung. Semakin hari, ia kehilangan jiwanya sedikit demi sedikit. Tak ada emosi. Tak ada arah. Hanya hampa yang membungkam. Ia belajar diam, karena bicara tak pernah memberinya jawaban. Ia belajar patuh, karena bertanya hanya berujung penolakan. Hingga kedua orang tuanya kembali, membawa harapan yang ternyata hanya sekadar cerita belaka. Namun, di tengah perjalanan yang ia tempuh, ia bertemu dengan mereka, sosok asing yang selalu setia mendukungnya. Dan di antara rahasia, luka, dan bisu yang menyesakkan... bunga yang tersembunyi di balik bayangan itu akhirnya mulai mekar. Judul Sebelumnya: ANATHEMA 18+ Copyright 2021

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido