Bocil in Love

Bocil in Love

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 14, 2019
Kirana Shabira dan Reinan Firmansyah adalah dua anak yang lahir dihari yang sama, waktu yang sama dan di tempat yang sama pula. Namun berbeda rahim. Mereka selalu barengan saat masih jadi orok. Meski lahir di waktu dan tempat yang sama, tapi sifat mereka 180 derajat berbeda. Kirana anak yang pintar dan rajin serta sering juara kelas. Sedangkan Reinan anak yang bandel, jahil dan pemalas. Rumah ortu kedua anak itupun bersebelahan, mereka tetanggaan yang abadi. Apalagi si anak dari orok sampe lahir mereka tetap bersama. Hingga benih-benih cinta monyet diantara keduanya terjalin. Banyak kejadian kocak dan polos dalam kisah cinta mereka. Kita pacaran yuk! -Reinan Firmansyah- Oke, tapi beliin aku es krim tiap hari ya.. -Kirana Shabira-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Little Wife [END/COMPLETE]
  • Jadi Baby?! [Lengkap]
  • KENAPA SEMUA ORANG JADI GINI?
  • Become Magister Or Become Mother
  • tatapan pertama di pojok kelas
  • Dari Gavin, oleh Gavin, dan Untuk Gavin!
  • Kesempatan Kedua
  • BAD BOY VS BAD GIRL (Selesai)
  • It's World. (ON GOING)

High Rank #5 in comedy [26/06/20] #1 in comedy [13/07/20] #2 in comedy [20/07/20] [29/07/20] #3 in comedi [28/07/20] #1 in wife [20/07/20] #10 in romance [06/12/20] #5 in romance [06/12/20] "Om Bram, Shiryl Hamil." Empat kata yang dengan ringan dilontarkan oleh seorang gadis dalam balutan seragam SMA itu membuat Bram reflek tersedak. Bramantyo, duda beranak satu itu memandang putri sahabatnya dengan mata melotot, seolah kedua mata itu akan keluar dari tempatnya. "Kamu nggak minum obat yang waktu itu om kasih?" tanya Bram dengan nada rendah, takut-takut kalau ada yang mendengarnya. Shiryl, gadis yang nampak asyik menikmati ice cream nya ity terkekeh tanpa dosa. "Waktu itu Shiryl minum kok om, tapi abis itu Shiryl muntah, soalnya biasanya Shiryl minum obatnya digerus pake sendok dulu." Bram menepuk jidatnya frustasi. Ya Tuhan, gadis di depannya ini bahkan belum genap berusia tujuhbelas tahun, sedang dirinya sendiri sudah kepala tiga. Apa Jadinya kalau mereka menikah? "Kita ketemu Papah kamu sore ini, setelah jemput Adel les piano." "Kita NIKAH" SHIRYL ATMAJA OMARA (16 thn) BRAMANTYO DEVIR (33 thn)

More details
WpActionLinkContent Guidelines