Treat Me Better | NCT Dream

Treat Me Better | NCT Dream

  • WpView
    Reads 428
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 25, 2021
"Setiap kehidupan pasti ada alasannya... Setelah bertemu denganmu, kesedihanku telah berakhir." *** "Kamu 'kan?" sapa seorang gadis dengan surai panjangnya, menghampiri seseorang di depannya. Pria tinggi yang tengah memunggungi gadis itu tak menoleh barang sebentar. "Apakah kamu tahu, aku ini siapa?" sahutnya yang malah bertanya balik. Dengan langkah pelan, gadis itu melangkah mendekat ke arahnya. "Di tempat sepi begini, hanya kamu sendirian... Kamu pasti datang untuk menjemputku 'kan?" ucapnya yang hanya bisa dimengerti oleh pria itu. Tanpa sepengetahuan si gadis, pria itu tersenyum kecil. Lagi-lagi tanpa menoleh dia berkata, "sejak kecil kamu sudah merasakan bagaimana sakitnya sebuah perpisahan. Kenapa masih bersikeras seperti sekarang?" sahutnya. Apa maksudnya? Oke, percakapan ini hanya mereka berdua yang memahami. "Perpisahan dan kematian, adalah kesedihan yang ada di dunia --keduanya sangat menyakitkan... ... Tetapi, bukankah setiap pertemuan pasti ada perpisahan? Kenapa terlalu dipikirkan? Jalani saja." Gadis itu berhenti tepat di belakangnya dengan jarak beberapa sentimeter saja. Menghela napas pelan, pria itu masih enggan untuk menoleh. "Kamu nggak menyesal?" Si gadis tersenyum lembut. "Akhirnya aku bisa menunggunya. Jadi, aku nggak menyesal. Lagipula cinta memang suatu kebahagiaan," sahutnya dengan bangga. "Cinta adalah kepedihan, hanya saja kamu nggak mengerti." "Apa yang nggak aku mengerti?" tanya gadis itu penasaran. Si pria akhirnya menoleh dan menatap lurus ke arah gadis itu. Senyuman manis terpatri di wajah tampannya. "Kamu akan tahu suatu hari nanti. Ayo pergi, atau kita bisa terlambat." Mengangguk mantap, si gadis merangkul sang pria dan mereka berdua punjalan bersisian dengan suka-cita. Cover by im_bwanana
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Story
  • Maple
  • MIRROR | Jay ✓
  • Where My Heart Remains (내 마음이 머무는 곳에)
  • (Hiatus) Perjodohan || TRE-MON (Haruyeon)
  • Jung Sungchan : Trust Me [Completed]

Story by: Galleria Frads & shininglight97 "Kukira aku sudah mengenalnya dengan sangat baik. Tapi nyatanya aku salah. Rupanya ia menyimpan banyak gejolak emosi dibalik hubungan mesra yang kami tutup dengan rapih. Bodohnya aku yang tidak mengerti kekecewaannya, dan memilih untuk melanjutkan kisah rahasia tentang hubungan kami dengan santainya. Bagaimana bisa aku tidak mengerti apa isi hatinya? Padahal aku melihat wajah cantiknya itu setiap hari, di bawah atap yang sama. Bagaimana bisa aku tidak pernah menyadari setiap perubahan mimik wajahnya yang tak nyaman atas apa yang telah kita jalani?" - Kim Do Young. "Awalnya kusanggupi perjanjian yg kami buat, tapi pada akhirnya aku tidak nyaman dengan itu. Ternyata itu sangat menggangguku. Ingin berteriak rasanya saat para wanita itu melemparkan tatapan mereka dan terus mencari tau tipe ideal dari kekasihku sendiri. Tapi pada akhirnya aku hanya bisa menghela napasku berulang kali dan kembali menyimpan itu sendirian, karena aku takut Doyoung kecewa." - Na Soo Hwa. "Kata 'penipu' yang selalu kau sematkan pada nama belakangku membuatku tak pernah mengerti, Baby. Definisi penipu seperti apa yang ada dalam kamusmu? Beri tau aku. Karena yang kutau, aku menginginkanmu kembali ke hidupku, Hwang Ji Na," - Jung Jae Hyun. "Jangan katakan apapun. Sekalipun kau berniat untuk mengatakan cinta beribu-ribu kali padaku. Aku akan menutup kedua telingaku rapat-rapat. Aku akan menutup kedua mataku erat-erat. Tidak ada lagi Hwang Ji Na yang terpesona pada seorang penipu hati sepertimu. Karena, sudah tidak ada lagi kepercayaan untukmu. Bahkan, setiap tarikan napasmu saja terlihat sebagai tipuan bagiku. Kau, seorang pembohong yang ulung, Jung Jae Hyun," - Hwang Ji Na.

More details
WpActionLinkContent Guidelines