Curse Of..GRAVITY

Curse Of..GRAVITY

  • WpView
    Reads 159
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 27, 2020
"Sejauh apapun kamu terbang, pada akhirnya kamu akan jatuh juga" Seperti burung Dara yang terbang bebas di langit. Mereka menemukan kebahagiaannya, menemukan tempatnya. Walau hanya sementara. Langit bukan tempat yang sebenarnya, ia masih mencari. Sesekali singgah di pohon, Terbang lagi lalu jatuh tertembak peluru. Itu yang kurasakan. Terbang bebas lalu di jatuhkan. Tidak sekali, tapi selalu. Bahkan selalu seperti itu. Semua orang akan jatuh, jatuh pada masanya. Sama halnya dengan bumi, Cinta pun sama ia memiliki Gravitasi. Ini cerita tentang Aku yang berkali kali terbang lalu di jatuhkan. Sekaligus untuk pertama kali nya aku jatuh, jatuh padanya. Jatuh pada tempat yang semestinya. Copyright © 2020, Mita (Proses Penulisan)
All Rights Reserved
#2
pengangumrahasia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Obstacles eternal love || Fresha (End)
  • OUR PROMISE
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • GALAKSI LOVE STRUGGLE (END)
  • RADEV [COMPLETED✔️]
  • Wonderwall - Sebuah Usaha Membangun Rasa

Dia ada, tapi tidak seharusnya. "Kamu nggak pernah percaya sama sesuatu?" Tepian itu kini kugambar perlahan. Sebelah sini: manusia yang nyata, dunia yang nyata. Sebelah sana: senyummu yang dulu kusangka nyata... "Siapa lagi yang harus kupercaya!!" Sentuhan, hembusan, tatapan, pergerakan, rasa cinta, rasa sayang, semua terasa begitu nyata. "Aku nggak bakal pergi, aku bakal selalu ada buat kamu." Semua itu membuatku terjatuh, terlena, rasa ingin terus menetap. Namun, bayangmu, menghilang perlahan, bagai serpihan pasir. "kenapa... kamu- arrgghh!! Harusnya kamu pergi! hilang!" Kamu berbohong, kamu meninggalkanku. Kamu yang memaksaku percaya pada cinta, tapi kamu juga yang menghancurkan kepercayaan itu. Dan Aku, kembali sendiri. "Mas? Kenapa teriak-teriak?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines