Hisia (Perasaan) [HIATUS]

Hisia (Perasaan) [HIATUS]

  • WpView
    Reads 388
  • WpVote
    Votes 81
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 6, 2020
Hisia- Karena perasaan tidak seperti pohon yang bercabang. Ini bukan kisah seorang gadis yang memiliki sifat bad dan bertemu dengan ketua OSIS dingin. Yang selanjutnya menjalin kasih entah bagaimana ceritanya. Tapi, ini kisah tentang seorang remaja bernama Hisia Shaunette. Gadis baik dan lugu yang terjebak dalam perasaan yang bercabang. Suatu hari saat hari kesialannya, Hisia bertemu seorang lelaki yang tanpa diketahuinya lelaki itu menyimpan hati padanya. Lelaki goodboy itu terus mengejarnya tanpa ada kata lelah. Hingga Hisia benar benar terbuai olehnya dan mau menjalin asmara dengannya. Di tengah perjalanan asmara mereka, lelaki itu pun harus mengikuti olimpiade tingkat internasional yang diadakan di kota tertentu. Jujur, Hisia sedih. Namun, kesedihan itu perlahan hilang dengan datangnya orang baru didalam asmara antara Hisia dan lelaki tadi. Hingga sampai akhirnya 'Seorang Hisia terjebak dalam perasaan bercabang.' Mau tau kisahnya? Langsung baca saja yaa.. @nilastory Start: 09/02/20
All Rights Reserved
#3
sia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kafka Aluna
  • DISA | broken
  • Rasa dan Harapan
  • GRIZELLE [Completed]
  • Semu [Completed]
  • SOLITUDES
  • The Queen of My school
  • ARKAN |END| Belum Revisi

CERITA INI CERITA PERTAMAKU JADI HARAP KRITIK DAN SARAN🙏🙏 🌻🌻🌻 Di sekolah menengah atas tempat reputasi menjadi segalanya, Kafka dikenal sebagai siswa sempurna-ketua OSIS, kapten basket, dan pribadi dingin yang sulit didekati. Tapi sebuah kesalahan kecil mengubah segalanya. Kafka tanpa sengaja menyeret Luna, siswi kelas 10 yang pendiam dan tidak suka keramaian, ke ruang OSIS. Sebuah insiden yang membuat Luna langsung membencinya. Namun, nasib bermain lucu. Mereka di satukan dalam event lomba mural di sekolahnya. Awalnya penuh ketegangan dan pertengkaran kecil, tapi perlahan kedekatan pun tumbuh di antara mereka. Dalam perjalanan itu, Luna mulai melihat sisi Kafka yang tak banyak orang tahu-luka, tanggung jawab, dan kesepiannya. Sementara Kafka mulai membuka hatinya pada Luna yang perlahan mencairkan dinding esnya, dan menunjukkan kepedulian mendalam terhadap ibunya yang sakit. Di tengah jadwal yang padat, tekanan sekolah, dan konflik batin, mereka belajar saling memahami dan bertumbuh bersama. Tapi apakah cinta cukup kuat untuk melawan waktu, perpisahan, dan luka yang belum sembuh? Temani perjalanan kisah mereka bersama sama. 🌻🌻🌻

More details
WpActionLinkContent Guidelines