BiyangLala Senja

BiyangLala Senja

  • WpView
    LECTURAS 6
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, dic 15, 2019
Gadis itu hadir dengan botol minuman yang di lemparkannya ke kepalaku, aku menoleh dan aku melihat ia berdiri kikuk. Mungkin ia merasa bersalah, aku tak bisa melupakan sorot matanya kala itu, Tajam dan mengujab. Semoga dia tidak menangkap langkahku yang goyah ketika aku mendekatinya, kuakui memang rasa terpikat itu ada. "Kamu yang menimpuk kepalaku ya tadi" Tanyaku. Ia meringis tanda mengiya kan. "Kamu budeg soalnya, aku panggil ngga nengok-nengok" Kemarahanku reda seketika, ku puji kenekatan dan kekurang ajarannya, aku berdiri ragu, tatap dirinya yang sedang membaca ceritaku, haruskah ku jujur padanya? bahwa aku lah penulis yang sebenarnya dia cari-cari. Dan bahwa aku di bayar untuk mendekatinya, serta di kemudian hari sungguh- sungguh aku jatuh hati padanya..
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Admire Or Love
  • You are in my past and my future [END]
  • Happier Than Ever [COMPLETED]
  • East sky first love
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  •  Saat Ku Bersamanya [Completed]
  • TIAP-TIAP PUNYA MASING MASING
  • DikaRanggi
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Mahligai Sunyi

Berpendidikan tinggi tak menjamin seseorang mengetahui segalanya. Pasti ada satu hal yang tidak di ketahui. Contohnya aku. Aku yang tak mengerti sama sekali tentang permasalahan hati. Katakan saja aku ini gadis bodoh. Memang aku ini bodoh. Bodoh dalam hal asmara. Bodoh dalam hal hati. Tak mengerti letak rasa kagum, suka, sayang dan cinta. Hanya karena tak mengenal arti ke-empat rasa itu, aku membuat hati sesorang patah. Memang tak parah. Tapi tetap saja aku sudah menggoreskan luka di hati seseorang. Kisahku bermula saat mengenal dua remaja laki-laki yang berbeda karakter. Aku dekat dengan keduanya, tapi rasa yang ku rasakan di setiap remaja laki-laki itu berbeda. Dan aku tak tahu apa maksud rasaku itu? Mau bertanya pada sahabatku atau orang yang telah berpengalaman? Jujur saja aku malu. Karena aku selalu masa bodo tentang laki-laki di depan mereka, padahal dalam hati kecilku, aku sangat antusias. Mau tak mau aku cari tahu sendiri, hingga aku sadar dimana rasaku berada? Hatiku ini memilih siapa? Dan saat aku sudah sadar, semuanya telah terlambat. Terlambat menyadari rasaku sendiri. Gimana pas baca deskripsinya? Ada rasa-rasa penasaran? Kalo ada jangan lupa tambahin cerita ini ke readinglist kalian ok;) Baca+vote+komennya di tunggulho❤️. Happy Reading🎉.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido