Hold My Beer

Hold My Beer

  • WpView
    Reads 1,130
  • WpVote
    Votes 102
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 21, 2025
WpInfo
Fiction
Social Themes
Family Life
Science Fiction
[Teen Fiction Series 2] Bertukar posisi dari SMA ke SMK dan sebaliknya dalam rentang waktu sebulan, ternyata bukan ide yang bagus. Hubungan persaudaraan Khanza dan Binar harus renggang karenanya. __________________________________ Khanza dan Binar, kembar seiras yang datang dari jenjang pendidikan yang sama dengan sistem yang berbeda, bertukar posisi untuk satu bulan. Setelah mereka bertukar posisi, nama Binar terpampang dalam deretan siswa-siswi yang akan melakukan study campus, tetapi Binar merelakan dan menyuruh Khanza yang menggantikannya. Mulanya semua berjalan sesuai rencana, tidak ada kecemburuan di antara mereka. Namun, seiring berjalannya waktu, iri dan cemburu tak terelakkan. Persaudaraan mereka renggang. Binar dan Khanza menjadi sering bersitengang. Perselisihan kian memanas kala orang tua mereka semakin jelas menampakkan sifat berat-sebelah kepada anak-anaknya. Khanza bahkan diminta pindah sekolah ke Denpasar supaya Binar fokus pada sekolahnya di Jakarta Selatan. *Penting untuk diketahui: SMA (Sekolah Menengah Atas), sistem pendidikan jenjang SLTA yang mengedepankan teori, dengan harapan siswa-siswinya menjadi orang-orang teoritis dengan pemgetahuan akademik yang memadai. SMK (Sekolah Menengah Kejuruan), adalah sistem pendidikan vokasi jenjang SLTA yang mengedepankan praktik dengan harapan lulusannya memiliki keahlian di bidangnya dan dapat terjun langsung ke dunia kerja. Sampul oleh: @dikazz_ + Judul kini : Hold My Beer Asal Novel : Indonesia Bahasa : Indonesia * * * Sabtu/25.01.20
All Rights Reserved
#28
mia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Argithan √
  • Imaginary Boyfriend
  • Kelas A [End]
  • SUNSHINE
  • SATU DARAH
  • PATAH HATI DI TITIK NOL
  • Mine [SELESAI] ✔
  • How to be Your Friend
  • Pelita Keluarga
  • DANGEREUX

"Please, Pak. Ara beneran nggak mau di cincang sama kaprog gila, Paaak!!!" Pasang senyum sejuta byte, akhirnya pak ojol menyerah. Ia menepikan motornya. Kemudi motor beralih ke tangan. Ara tersenyum puas harapannya terpenuhi. Saatnya beraksi. "Aduh, mbak..., jantung Pak Ojol mau copot!!!" Belum banyak beberapa menit, telinga Ara sudah dicemari oleh teriakan dari si pemilik motor. Tak peduli dengan itu, Ara menancapkan gas lebih banyak lagi. "Awas, mba eee! Bakul krupuk!" Bodoamat, Pak! Wkwk. Bibir Ara mengencang menyesuaikan gas yang ia tarik. Bakul krupuknya aja yang nggak tau diuntung. Memakan banyak tempat, huhhh. Berbelok ke area sekolah dan mengakhirinya dengan mengerem mendadak. Membuat Ara sediki tersungkur ke depan akibat tekanan tubuh dari si penumpang. "Aduh, Mbaknya ... cantik-cantik naik motor, kok, kayak orang kesurupan!" Pak Ojol mengusap-ngusap dadanya. Tenang, Pak. Masih idup, kan? Ara tak menggubris, ia mencopot helm yang menaungi kepala Ara dan memberikan ke pemiliknya. Ia menyodorkan uang pas ke pak ojol. "Thanks, ya, Pak!" Pak ojol menggelengkan kepalanya. Darahnya sor-soran, jantungnya deg-degan. Bocah SMK mengajak pak ojol mau mati. Haduh! Ara berlari kecil menuju kelasnya. Koridor cukup sepi. Untungnya, di gerbang tidak ada BK ataupun satpam, si Gatol botak! "Ternyata, selain jadi murid bar-bar, kamu juga jadi pembalap." Tepat sekitar enam meter dari jaraknya Ara, si kaprog gila itu sedang berjalan di belakangnya. Bersuara dengan mistisnya, Ara menjadi was-was. Masalah apa lagi, ya, Allah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines