Love In Silence

Love In Silence

  • WpView
    Reads 587
  • WpVote
    Votes 78
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 14, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Ketika Tuhan menghendaki,apapun dapat terjadi. Bahkan yang menurut kita tidak mungkin terjadi,akan terjadi jika Tuhan sudah menghendaki. Ini terbukti dari kisah seorang perempuan cantik,baik yang hidup sederhana bernama Arina Renata Siska. Dia menyimpan perasaannya dengan Reynand Verdino selama lebih dari 1 Tahun. "Banyak lelaki yang lebih baik darimu,tetapi entah kenapa hati ini hanya berpihak padamu" -Arin Reynand sendiri merupakan lelaki yang tampan,baik dan ramah kepada semua orang. Karena ketampanan dan sifatnya yang ramah,banyak wanita yang menyukainya. Jadi,Arin berpikir untuk tidak berharap lebih pada Reynand. Namun,karena takdir Tuhan yang tidak dapat di tebak dengan mudah seperti teka-teki silang. Tanpa mereka duga,mereka dipersatukan oleh Tuhan. "Takdir Tuhan tidak dapat kita duga. Yang awalnya kita seperti angin lewat kini menjadi pasangan yang ditakdirkan oleh Tuhan." -Arin Kalau mau tau kisah selanjutnya,ikuti terus ya. Terimakasih❤. Publish#16 desember 2019#.
All Rights Reserved
#144
loveinsilence
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Hate Rain
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • Makhluk Pasif (Completed)
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • Gone(✔)🔚
  • Behind You!
  • Annam Al Abbiyan
  • Ikhtiar Cinta Bersamamu [END/SUDAH TERBIT]
  • Mencintaimu Dalam Diam ( TAMAT  )
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)

[ #1 in Rain, 01-09-2018 ] [ #20 in Teen Lit, 11-09-2018 ] [ #51 in Teen Fiction, 11-09-2018 ] Di saat aku membenci hujan, dia datang. Dia datang dengan segala intuisinya tentang hujan. Dia datang dengan segala kecintaannya dengan hujan. Aku jatuh cinta padanya. Sama seperti aku mencintai hujan karenanya. Tapi di hari itu, ia menghilang. Aromanya tak tercium lagi. Jejaknya sudah tak nampak lagi. Syahdunya tak terasa lagi. Ia pergi sebelum aku benar-benar memilikinya. Ia pergi sebelum aku benar-benar mempercayainya. Ia pergi meninggalkan rasa dan juga tanda tanya. Dan, di mana tepat pada 228 hari aku mengenalnya, aku baru mengerti semuanya. Tentang beberapa hal yang sengaja dia sembunyikan, dan juga tentang kenapa dia menyembunyikannya. Saat itu, aku merasakan kehadirannya. *** "Tentang seberapa pentingnya menutup rapat lembaran lama, tatkala lembaran baru mulai terbuka." -Syachwaldan Rizky

More details
WpActionLinkContent Guidelines