STOP, SAY IDIOT! (TAMAT!)

STOP, SAY IDIOT! (TAMAT!)

  • WpView
    Reads 4,757
  • WpVote
    Votes 2,106
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 11, 2023
"Rantai kehidupan setiap orang itu berbeda-beda, jangan selalu merasa bahwa kamu orang yang paling sakit di dunia ini. Dunia belum jahat sama kamu, kalau kamu belum pernah ngerasain rasanya dikucilkan dan dianggap idiot juga oleh orang-orang di luar sana. Tetaplah bersikap baik dan waras di tengah hujaman masalah yang datang." Asha berucap di depan podium. Namanya Asha Asmita. Si gadis yang baru beranjak remaja awal, bahagia di depan semua orang, namun memiliki sejuta luka dan janji yang menyakitkan ke kedua orang tuanya. Trauma, trust issue, insecure, semua kekurangannya sering sekali menjadi bahan overthinkingnya. Terlebih ia memiliki seorang adik yang terus dianggap 'idiot' oleh semua orang. "Dia tidak meminta untuk dilahirkan seperti ini! Tapi, Tuhan yang tau kalau dia anak yang kuat, makanya Tuhan memberikan keistimewaan untuknya," ucap Asha sekali lagi di depan podium. Asha berharap suatu saat nanti dunia lebih adil untuk anak-anak terlahir berbeda, Asha pun berjanji akan membuktikan bahwa mereka pantas mendapatkan hidup yang layak seperti manusia lainnya. Akankah Asha mampu menuntaskan janjinya itu? Akankah orang-orang sadar bahwa anak-anak berkebutuhan khusus juga layak hidup seperti manusia pada umumnya? Yuk, baca cerita 'Stop, Say Idiot!' hanya diakun ini^^ Start: 18 Agustus 2023 Finish: ???
All Rights Reserved
#524
sadstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • BETWEEN
  • RAPUH : BROKEN HOME [END]✔
  • Antaratma
  • Bisikan Cinta Sepertiga Malam (On Going)
  • Hello! Izza [TERBIT]
  • Mushaf Cinta Dari-Nya [ END ]
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Jika esok Tak Pernah Ada

"Aku nggak tahu, dari mana semuanya menjadi retak dan berantakan seperti ini. Yang kuingat, hanya ada satu titik ketika hidupku berubah drastis. Ibuku pergi meninggalkan rumah bersama dengan lelaki lain. Meski ayahku tegar dan tabah, pada akhirnya dia menyerah dan menikahi perempuan lain. Brian, adalah satu-satunya tempat dan rumah terakhir yang aku harapkan. Tetapi, padanya aku terus menaruh rasa curiga. Hal-hal kecil membuatku marah dan tak mampu membendung emosi. Kecemasan-kecemasan itu benar-benar membuatku menderita. Aku tak lagi percaya pada cinta, Ayah. Tak lagi." ~ Serena Azura Auliana~ :+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+ Serena telah kehilangan kepercayaannya pada cinta. Semua orang yang pernah ia cintai, yang begitu ia percayai dan anggap berarti dalam hidupnya, ternyata dengan mudah menghianati cinta itu. Hatinya hancur berkeping-keping. Bukan sekadar patah-tapi benar-benar remuk, hingga tak tersisa apa pun selain reruntuhan yang menyakitkan. Tak ada lagi yang tertinggal, kecuali kekecewaan yang dalam, dan trauma yang perlahan menggerogoti jiwa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines