Mencintai Kehilangan

Mencintai Kehilangan

  • WpView
    Reads 167
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 4, 2024
Siti Azizah Kanza Az-Zahra Al-Ayubi, wanita yang ramah, cerdas, serta piawai harus kembali menelan pil pahit karena keputusan orang yang telah mengambil hatinya. "Mengapa kau datang dalam hidup jika hanya untuk mengukir jalan kehidupan? Aku mencoba menerima keputusanmu, namun lidahku tetap kelu kala kau datang hanya untuk sekedar berbincang. Maafkan... Karena lancang menyebut namamu dalam sujudku." Azizah Akankah rindu ini menemui titik temu? Selepas luka yang kau torehkan, aku tetap berada dalam penantian. Jangan tinggalkan aku seperti ini. Ps : Hanya kisah fiktif yang menceritakan perjalanan seorang insan.
All Rights Reserved
#631
khitbah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dalam Diamku Mengikhlaskanmu [ Sudah Terbit ]
  • Namamu di sepertiga Malamku!
  • KHITBAH KEDUA [Telah Terbit]
  • TULUSNYA CINTA SAKHA (TELAH TERBIT)
  • THE SECRET LOVE
  • Cinta dalam Hijrah #FJSTheWWG
  • Insya Allah, KUAT - END -
  • ASA: Semesta Itu Bukan Milik Kita
  • [ZSS 2] AZALEA ; Hijrah Series (On Going)
  • Be Present and Stay

Bisakah kau bayangkan daun yang layu bertahan pada ranting yang lemah dan disapa cuaca tak ramah? Aku wanita penuh dengan luka. Sudah berapa kali aku bilang, jangan singgah jika hanya untuk bermain-main. Aku sudah tau rasanya kehilangan. Jadi tak perlu kamu ajarkan lagi. Kehilangan, ditinggalkan, bahkan meninggalkan sudah aku lalui. -Fatimah Azkandriya Milaikha- Maafkan aku yang telah datang lalu pergi. Maafkan aku yang telah berjanji walau akhirnya mengingkari. Perihal aku datang lalu mengetuk dan pergi tanpa pamit bagian dari rasa yang tak bisa kuceritakan padamu. -Mohammad Ali Al-Habib- Banyak orang yang menangisi masa lalunya, namun aku tak mempersalahkan itu. Bagiku kamu masa depanku. Mari kita perbaiki hari ini sebelum ia menjadi masa lalu. Hijrah bersamamu menuju surga-Nya. -Ghalli Abdullah Rasyid-

More details
WpActionLinkContent Guidelines