We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
D and D

D and D

  • WpView
    Reads 68
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 28, 2022
WpInfo
Fanfic
"Aku akan berusaha mencintaimu tanpa keterpaksaan dan mencintaimu dengan ketulusan dalam Ridho-Nya" hanya kata itulah yang bisa wanita itu ucapkan dalam doanya disepertiga malam. ____________________________________________________ Kata mei mei "Tanpa cinta, hidup ini tidak bermakna" mungkin ada benarnya. Tidak mencintai seseorang itu mustahil. Karena Allah menciptakan kita untuk berpasang-pasangan, mencintai dan dicintai dalam hubungan yang halal. Namun, jika takdir menuliskan bahwa kita berjodoh dengan orang yang tidak disangka-sangka bagaimana? Haruskah menerima dengan kelapangan dada ataukah memberontak? Tidak mungkin. Karena inilah takdir yang dituliskan di Lauhul Mahfudz-Nya. Walaupun sekeras apapun kita menghindar, tak akan bisa. Karena inilah takdir.
All Rights Reserved
#111
zayn
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jodoh Pilihan Allah [END]
  • Takdir cinta berawal masjid ( TAMAT )
  • JODOH PILIHAN ABI (revisi Tulis Ulang)
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • Menatap Untuk Menetap [END]
  • Ketukan Takdir
  • 1. Diam Dalam Cinta (end)

Nadhira percaya jodoh sudah Tuhan atur, dia berkomitmen untuk pacaran setelah menikah dan lebih memilih mengupgrade diri menjadi wanita yang berpendidikan. "Lo nggak pernah pacaran kalau nikah nanti gimana? lo mau jadi perawan tua?" "Jodoh itu sudah Tuhan atur, bahkan ketika seseorang di takdirkan meninggal dalam keadaan belum menikah. Jodohnya pun sedang menunggu ajalnya dan mereka akan menikah di surgaNya Allah. Lalu untuk apa aku takut?" **** "Nadhira, izinkan saya menikahimu!" "Saya bukan seorang ning, saya merasa tidak pantas menikah dengan njenengan, Gus." "Saya tidak perduli meski kamu bukan seorang ning. Saya tetap ingin menikahi kamu, jika kamu bersedia!" Yang terjaga akan mendapatkan yang terjaga pula, benarkah seorang Nadhira yang menjaga dirinya selama bertahun-tahun untuk tidak berpacaran kini justru mendapatkan jodoh seorang gus muda. Tak sengaja bertemu dan dua hati setelahnya ia di khitbah. Sungguh takdir Tuhan yang luar biasa indah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines