Semua Untuk DEA

Semua Untuk DEA

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 17, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Apakah kamu masih merasakan cinta mu pada Ajeng, Rian?" tanya Vio. "Tentu saja, Vio. Cinta ku pada Ajeng adalah cinta yang abadi dan kekal di hatiku. Dialah cinta sejatiku. Sampai kapan pun walau bayang-bayangnya terus menghantuiku, aku akan tetap menyuburkan cintaku itu padanya karena hanya dengan cara itulah menurutku aku bisa membayar kesalahanku padanya." "Berarti, tentu kamu juga merasakan cinta pada Dea?" selidik Vio. "Aku tidak tahu, Vio. Tapi terus terang, aku ingin sekali mencintainya, memanjakannya untuk menebus kesalahanku padanya. Tapi, aku rasa sampai kapan pun aku hanya bisa bermimpi untuk melakukannya, selama bayang-bayang Ajeng yang selalu menghantuiku itu terus menyatu dalam dirinya." desah Rian mengeluh.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Everything for Jeane
  • EPHEMERAL PRINCESS {END} ✓
  • Hukum Cinta || OhmNanon
  • Happiness to your (2jae)
  • ABISYA (aku & dia)
  • KARAFERNELIA
  • Mahligai Sunyi
  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️
  • last hold S2 ✓

"Apakah kamu masih merasakan cinta mu pada Valerie, Ken?" tanya Richard. "Tentu saja, Richard. Cintaku pada Valerie adalah cinta yang abadi dan kekal dihatiku. Dialah cinta sejatiku. Sampai kapan pun walau bayang-bayangnya terus menghantuiku, aku akan tetap menyuburkan cintaku itu padanya karena hanya dengan cara itulah menurutku aku bisa membayar kesalahanku padanya." "Berarti, tentu kamu juga merasakan cinta pada Jeane?" selidik Richard. "Aku tidak tahu, Richard. Tapi terus terang, aku ingin sekali mencintainya, memanjakannya untuk menebus kesalahanku padanya. Tapi, aku rasa sampai kapan pun aku hanya bisa bermimpi untuk melakukannya, selama bayang-bayang Valerie yang selalu menghantuiku itu terus menyatu dalam dirinya." desah Kenneth mengeluh

More details
WpActionLinkContent Guidelines