SUARA [ √ ]

SUARA [ √ ]

  • WpView
    Reads 438
  • WpVote
    Votes 83
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 14, 2020
Shani sabila dayuga. Gadis 17 tahun yang berjuang untuk tetap kuat dari semua nasib menyedihkannya tentang kedua orang tuanya yang membuang dan selalu menghina layaknya seorang musuh. Kisah manis tentang hidupnya seolah sirna seketika saat ibunya menikahi seorang pengusaha sukses yang mengubah pemikiran sang ibu hingga tega memperlakukannya seperti seorang anak belian dan yang ia pentingkan hanya pujian dari orang lain. "Kamu tidak sempurna sama seperti ayahmu, dasar tidak berguna" Gadis itu tertegun, kata kata itu seolah sudah mendarah daging karena terlalu sering terdengar. Rasanya ia ingin menjadi tuli saja agar rasa sedih dan frustasi tak pernah menjalar pada seluruh tubuhnya, tapi ia hanya manusia biasa. Tapi disisi lain dari kesedihannya, ada pihak lain yang menunggunya untuk kembali tersenyum, hingga ratusan surat pun ia kirimkan. ©Cherry-hyun ✧
All Rights Reserved
#629
sadending
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • acalapati
  • 7. Titik Terakhir Senja
  • Seminggu sebelum aku mati (End)
  • Sahna ✓
  • Dear Renjun || Nct Dream
  • Enigma Jenggala
  • Sheina (Terbit)
  • Look at Me, MAMA! ✔
  • Kisah Untuk Janaka
  • ANGEL (END)

"Ran, pulang, bapak udah sayang sama kamu." °°° Kegagalan seolah telah menjadi sahabat karib bagi Hiran-anak ketiga dari empat bersaudara yang lahir tepat di ambang keruntuhan keluarganya. Ketika kemewahan menjelma jadi kenangan dan tawa berubah menjadi diam panjang, Hiran hadir ke dunia. Bagi sebagian orang, ia adalah pertanda malapetaka. Pembawa sial, begitu mereka menyebutnya. Hiran tumbuh dalam keheningan yang tak pernah benar-benar ia mengerti, tapi selalu ia terima. Ia belajar membaca raut kecewa, menghafal letak luka yang tak terucap, dan memupuk kesadaran bahwa dirinya bukan siapa-siapa. Pada usia delapan belas, cinta adalah kemewahan yang tak pernah ia harapkan datang. Ia tahu diri-ia tahu batasnya. Namun, semua keyakinannya mulai runtuh ketika Arabella hadir-gadis dari dunia yang tak pernah Hiran pijak. Anak konglomerat dengan senyum yang mampu menembus dinding-dinding luka. Sekali tatap, cukup untuk mengguncang hati yang selama ini ia jaga mati-matian. Dan meski perasaannya tumbuh tanpa diundang, Hiran tahu satu hal pasti: cinta ini tak boleh hidup. Ia akan menguburnya, sebelum harap kembali menyakitinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines