From Books to Our Eyes

From Books to Our Eyes

  • WpView
    Reads 1,193
  • WpVote
    Votes 94
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 22, 2021
Istilah 'Cinta pada Pandangan Pertama' terdengar menggelikan bagi sebagian orang, tetapi terkadang kita pernah merasakan itu juga, bukan? Jangan berdalih. Mari mengingat kembali, di tempat umum, di tengah kemacatan, di tempat makan, di mall, dimanapun, bertukar pandang dengan orang asing yang menarik mata. Rima merasakan itu, tapi lebih besar dari sekadar kalimat di atas, setelah ia bertemu kembali dan kembali dengan Pria Pandangan Pertama-nya. Cerita cinta uniknya tertulis di buku ini, mari kita amati bersama-sama perjalanan cintanya ini. Apakah berhasil atau akan gagal total? © 2019 By Farihah Nadia T. Started: Dec, 23th. My book cover from Canva.
All Rights Reserved
#329
stranger
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Impossible
  • True Love
  • Awal Bertemu Denganmu  COMPLETED ✔
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • First Sight
  • Dear Nata (Selesai)
  • Saat Aku Melihatmu
  • Farra
  • AURORA

[SLOW UPDATE] Mungkin, kali ini dia hanyalah pendatang. Tapi, bagaimana jika suatu hari nanti dia lah yang menjadi penopang? ________ Cerita ini bermula ketika Ghea Andara, cewek pecinta seni yang berniat membongkar kasus kematian sahabatnya, Clara Anindita. Setelah kepindahannya dari SMA Pelita ke SMA Angkasa, membuat kehidupan Ghea semakin rumit. Terutama tentang kisah cintanya. Diluar dugaannya, orang yang selama ini ia cari ternyata bersembunyi di balik sifat baiknya. Apa yang dirasa baik, nyatanya tak sebaik apa yang dipikirnya selama ini. Mustahil kah jika siapa saja bisa menjadi pelakunya? *** "Gak mungkin dia..," lirihnya seraya membekap mulutnya tak percaya. "Tapi kalo kenyataannya seperti itu, kita gak bisa apa-apa," "Gak!" "Ini mustahil!" "Gak mungkin!" "Bagaimana bisa?!" Ia hanya bisa menatap gadis di depannya ini dengan wajah sendu. Kini, jiwa itu seolah rapuh. Seakan tak bisa menerima kenyataan bahwa orang yang berhasil singgah di hatinya, ternyata adalah orang yang membuat nyawa sahabatnya melayang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines