Berkali-kali patah

Berkali-kali patah

  • WpView
    Membaca 0
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Des 17, 2019
Selasa, 17 Desember 2019 Tepat hari ini, kau memutuskan untuk meminang seorang wanita pilihanmu. Seorang wanita yang kau cinta tentunya. "Selamat yah" ucapku lirih. "Terimakasih. Semoga kamu cepat nyusul." Aku hanya tersenyum getir mendengarnya. Ya, lagi-lagi hatiku patah. Rapalan doamu seakan merobek luka yang masih basah. Patah hati kali ini benar-benar patah hati yang paling patah. Bagaimana tidak? 6 bulan yang lalu, kau seakan memberiku ruang dihatimu. Berlaku seakan kau ingin memperbaiki semuanya. Namun ternyata kau lupa. Lupa akan apa yang pernah kau ucapkan waktu itu. Kini, kembali aku diharuskan untuk kuat. Kuat dalam segala hal. Diharuskan untuk bangkit dan berdiri sendiri, mengumpulkan kepingan hati yang luka, merangkainya kembali agar sama seperti sedia kala. Walaupun pada akhirnya aku tahu; sesuatu yang pernah patah tidak akan pernah bisa kembali utuh. Terimakasih untukmu.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Claudya
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • You And I
  • Senja Yang Tak Kembali
  • KENANGAN INDAH BERSAMAMU
  • TAK BERSAMBUT
  • flashback~
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • LIFE AFTER BREAK UP [Setelah Hari Berganti]
  • Antara Jarak Dan Waktu
Claudya

"Aku tidak dapat memilih, tapi aku berusaha untuk menentukan pilihan" BERUBAH itulah yang Claudya inginkan sejak dulu. ---------- "Kalo gue punya pacar kaya lo enak ya,tiap hari bahagia,gak pernah sedih,selalu ada kalo gue butuh. Tapi,kadang juga lo ngilang saat gue bener-bener butuh" "Andai aja dulu gue sama lo ya,gak akan ada tangisan dimasalalu gue" Azhar masih saja tidak bisa memahami ucapan Clau yang selalu seperti ini,semoga saja Clau bisa jadi masa depannya nanti. Hm,semoga. ---------- 'Clau,gue harap lo masih punya rasa buat gue walau itu cuma sebiji padi. Karena kesalahan gue dimasa lalu adalah kesalahan yang gak akan pernah gue lupain seumur hidup gue. Janji gue saat ketemu sama lo nanti yaitu,bahagiain lo,ngejaga lo,dan buat lo percaya lagi kalo gue emang bener-bener nyesel sama diri gue dulu'

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan