Senja Yang Membawamu Pergi

Senja Yang Membawamu Pergi

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 14, 2020
Apakah Kau Ingat Saat kita berjanji untuk Saling Membahagiakan ?? Katamu, Setiap Perasaan Yang Tumbuh Adalah sebuah alasan. Alasan bahwa hati patut dipertahankan. Namun, Cinta Saja belum cukup menyatukan mimpi yang berbeda diantara kita Dan, menepati janji ternyata tak semudah mengucapkannya. Apakah Kau juga tahu bahwa kenangan bersamamu selalu muncul tiba tiba ? tak ada satupun perasaanpun yang mampu kusembunyikan ketika mengingatmu. Namun, ku sadar harap harapan yang dulu sempat memudar , harus kubangun lagi dan kumulai. Bukanlah Tak Salah bila aku ingin mengulang rasa yang dulu pernah ada ? Meski ku tahu, rasa itu tak akan benar benar sama. karena cinta bukan tentang bagaimana rasa itu jatuh , melainkan bagaimana ia tetap bisa hidup didada yang rapih
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Garis Singgung
  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • Rahasia Sebuah Cinta
  • Aku Kamu Dan Dia
  • LOVE or FRIENDS [completed]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • CINTA DALAM DIAM
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • Kanaya's love struggle

Pernahkah kalian mencintai seseorang begitu hebatnya? Disaat kamu baru saja membayangkan dia tidak lagi disisimu, nafasmu terasa berat dan begitu menyesakkan. Bahkan itu terjadi hanya karena kamu sekedar membayangkan hidupmu tanpa dia disisimu. Kamu mencintai dia begitu gilanya, berusaha membahagiakan dan mempertahankan dia disisimu. Tapi ada satu hal yang kamu lewatkan, tidak semua selalu berada dibawah kendalimu. Begitupun dia. Entah sekarang, esok atau selamanya. Kamu tidak akan pernah bisa memastikan dia tetap berada disisimu sekeras apapun usahamu mempertahankannya. Karena sejatinya dialam semesta raya ini, kamu bukanlah pemegang kekuasaan penuh atas kehidupan orang lain. Biarkanlah tangan takdir bekerja semestinya. Tugasmu, bahagiakan dia dengan sekuat semampumu. Sisanya biarkan takdir membawa kisah itu berjalan sesuai alur yang sudah Tuhan gariskan. Entah garis itu saling berdampingan, bersinggungan atau bahkan saling memutus lajurnya. Pastikan kamu menerima segalanya dengan penuh kerelaan. Ingatlah, Jika kalian ditakdirkan tidak untuk bersama, setidaknya semesta pernah menjadi saksi atas perjuangan kalian dalam mempertahankan untuk terus bersama sekuat semampu yang kalian bisa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines