Cinta&Reza

Cinta&Reza

  • WpView
    Membaca 147
  • WpVote
    Vote 18
  • WpPart
    Bab 18
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Sep 13, 2020
"Eja ga mau kehilangan Cinta, Eja sayang sama Cinta" ucap lelaki itu dengan penuh kasih sayang. "Cinta juga sayang ama Eja, Eja jangan tinggalin Cinta ya" ujar gadis itu sambil memeluk Reza. "Maafin Reza yang dulu benci sama Cinta ya" ucapnya sambil mempererat pelukannya dan diangguki oleh gadis itu. Hingga kejadian itu terjadiii...... "Selamat tinggal Cinta, Eja janji kok bakal balik lagi" ucap lelaki itu dalam hati dari bawah laut yang dalam dan seketika ia tidak sadarkan diri. Dan 2 tahun kemudian........
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • STUCK
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • serpihan hati
  • Abimana Si Musang [BL] (lengkap)
  • Perempuan Dengan Segala Masalahnya (End)
  • CINTA UNTUK ALYA
  • My Perfect Arland
  • Semesta (offGun)
  • I AM YOU [NEW VERSION]
STUCK

Coba deh mukul kaca sampai pecah. Sakit? Jelas. Hancur? Iya. Bisa utuh seperti semula? Bisa, cuma engga akan sama kaya awal. Itu perumpamaan perasaan gue ke lu. -Fauziah Veronnisa >>>>> "Gue minta maaf,Zi." "Minta maaf atas dasar apa? Kalau lu minta maafa atas dasar kejadian 3tahun lalu. Sorry sorry aja nih, gue udah engga terlalu mikirin." Ucap Ziah sambil mengalihkan pandanganya kearah lain. "Gue tau gue telat, tapi tolong. Kasih gue kesempatan kedua buat memperbaiki semuanya. Toh, semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua." Balas Tama sambil tersenyum. "Apa lu pantes gue kasih kesempatan kedua? Biarpun pantes tapi maaf. Hati gue udah bukan buat lu lagi." Ucap Ziah. "Gue tau kok lu udah jatuh ke hati Rama. Apa. Gue. Salah. Kalau. Gue. Memperjuangkan. Apa. Yang. Seharusnya. Gue. Perjuangkan?" Ucap Tama sambil menekan sebelas kata terakhir. "Terserah. Intinya kalau lu minta keadaan kaya dulu lagi, maaf gue engga bisa dan engga akan pernah bisa. Gue pergi, Rama udah nunggu gue daritadi." Ucap Ziah sambil pergi meninggalkan Tama sendiri. Tanpa mereka ketahui bahwa ada seseorang yang mendengarkan percakapan mereka berdua. "Kalau emang dihati lu masih ada Tama, kenapa lu harus nerima gue Zi? Apa gue harus ngelepas lu? Atau gue bertahan dan berjuang? Kalau gue berjuang dan bertahan, apa lu bakal pilih gue? Atau malah lu balik lagi ke masa lalu? Haha, miris banget kisah percintaan gue." Ucap Rama sambil pergi ninggalin tempat kejadian.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan