ARCA
  • WpView
    Reads 119
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Tue, Apr 27, 2021
"PERMEN CACA!!!!" Teriak orang tersebut. "Bagi dong kak, pelit banget sii."ucap dua anak kecil tersebut. "Gak mauuu" "Yaudah kita rebut paksa." Ucapnya dan lansung merebut permen caca Jadilah sekarang mereka rebutan permen, dengan tubuh caca yang lebih besar darinya. Byurrrr dua anak kecil itu terjatuh kedalam got yang bertepatan berada di belakang mereka. "Hahahahahaha rasain,siapa suruh rebut permen caca, caca capek tau diam diam keluar rumah hanya untuk beli permen ini." 2 anak tersebut menatap caca kesal dan belum sempat mereka bersuara ada suara seseorang meneriaki nama caca. "CACA." "Bagusss yaaa buat anak orang masuk got." Ucap seseorang tersebut yang tak lain adalah maminya caca. "Mami" lirih caca, sambil menoleh dan melotot melihat maminya di belakang nya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY SWEET DUDA
  • Baby Liandra  (Slow Update)
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • Arsyilazka
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • Ciel Wiratama or Ciel Pradipta
  • NEW family [HIATUS]
  • Allena
  • WE ARE KLONING KLEB

annaya jeslyn anak yang belum genap berusia 22 tahun.ia hidup selalu ingin bisa hidup sendiri dikota jakarta . pada suatu hari ia sedang berbelanja di minimerket terdekat di apartemenya saat dijalan menuju pulang ia mendengarkan suara balita menangis. "hiks hiks mommy hiks" kemudian ia mendekati balita tersebut "haii kalian kenapa boy" tanya aya kepada para balita tersebut. kemudian ketiga balita tersebut langsung mendekat ke arah aya dan langsung memeluk kaki aya dengan erat. "mom-mmy jangan per- hiks pergi lagi k-kitta hiks kesepian a-aaku mau hiks ikut mommy aja" ucap salah satu balita tersebut. "hah mommy "beo aya " mommy dimana mommy kalian apa disana" (sambil menunjuk ke pasangan suami istri) "apa disana "lagi dan lagi anak anak tersebut hanya menggelengkan kepala mereka . " lalu siapa mommy mu "tanya ku anak itu malah menunjuku dan ya aku kaget dan langsung berkata "nak kakak bukan mommy mu" danlangsung saja anak itu menangis dan terus berteriak.dan disana aku dihadiahi tatapan tajam para pejalan kaki dikiranya aku mau buang anak aja apa orang nikah aja belom .karena tidak mau dipandangi orang orang sekitar aku langsung membawa anak anak tetsebut menuju ke apartemanku dan disinilah awal hidupku berubah dari semula yang tenang menjadi banyak konflik yang terjadi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines