Black suN [Dwilogi CoronA]

Black suN [Dwilogi CoronA]

  • WpView
    Reads 251
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 3, 2020
Buku kedua CoronA. Melalui buku ini kalian bisa tidur tenang dengan kelanjutan ending CoronA~ *perhatian: baca Black suN harus mikir. Saya memberikan tagar yang tepat!! Maka dari itu, Black suN masih berorientasi pada manusia yang mau diajak mikir tentang efek psikologi seseorang terhadap trauma masa lalu. Sekarang lebih ke arah melangkah maju melawan trauma masa lalu. So, silahkan dibaca. "Profiler, serta psikiater anak. Dua topeng Jane Whalon tiga tahun belakangan. Apabila di pagi hari Jane menatap dengan merana anak-anak kecil yang menderita psikisnya, di malam hari mata yang sama menjatuhkan hukuman (penjara atau mati) bagi para terpidana sakit mental. Lulus dengan sejahtera dari Greenlee Dayton, kembali ke California, juga selamat dari terkaman maut tidak menyetir Jane untuk memilih karir yang sama damainya. Ia memilih mengulurkan tangannya pada kegelapan, membiarkan kekuatan mata terkutuknya mengambil alih karirnya sebagai profiler CIA. Apa yang mengubah pendirian Jane? Mengapa ia menentang pesan terakhir Raquell A. Lafleur?Bukankah di hadapan lelaki tersebut dulu ia ketakutan setengah mati dengan kebenaran yang ia singkapkan sendiri: "Kekuatanku yang membunuh Max Whalon." Malahan sekarang ia terjun lebih dalam ke dunia yang Raquell selami, semakin ke dalam dan semakin mendekati kehadiran para pembunuh yang masih menginginkan nyawa Corona Idrissi."
All Rights Reserved
#46
secretrelationship
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PSIKE | TELAH TERBIT
  • REUNI (Enam)
  • G E L V A N
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • Traces in the Dark
  • SEAN
  • Mahligai Sunyi
  • THE ANGVILS [ON GOING]
  • Where am I?

"Gue gak bisa lari kemanapun, karena yang gue hadapi adalah jiwa gue sendiri. Segala hal yang menyakitkan dan menyeramkan ini harus gue hadapi. Kalau gue menyerah, siapa yang akan menyelamatkan jiwa gue? Kalau bukan gue dan Tuhan. Gue gak akan membiarkan jiwa gue dikendalikan dengan kebencian dan kemarahan. Karena gue gak mau berubah jadi monster." Vito Nugroho "Hal yang paling sulit di dunia ini? Menghadapi jiwa lu sendiri. Karena, terkadang, jiwa lu bisa menjadi baik dan begitu mendukung lu. Tapi, jiwa lu juga bisa menjadi jahat dan melawan diri lu sendiri." Aditya Saputra "Kemarahan dan kebencian yang besar mampu merusak dan membunuh jiwa manusia. Yang pada akhirnya, ia hanya dikendalikan dengan kebrutalan dan kekerasan, tanpa tersisa sedikitpun rasa cinta dan empati." Rangga Sakti Dermawan "Jiwa kita itu sama pentingnya dengan pikiran dan hati. Kita harus berjuang sekuat tenaga untuk menjaganya agar tidak menjadi sakit, rapuh, dan lalu mengeras karena kurangnya cinta dan kasih sayang." Dokter Zahid 🤝🤝🤝🤝🤝🤝🤝🤝🤝🤝🤝🤝🤝🤝🤝🤝 Vito akhirnya menyadari, kalau selama ini ada banyak hal yang bermasalah di dalam dirinya. Ia sadar kalau ia memiliki kepribadian ganda. Dokter Zahid membantu Vito agar kembali berdamai dengan dirinya. Masalah semakin bertambah, begitu Joni dibunuh di dalam lapas. Tidak ada petunjuk yang tertinggal, selain buku diary mendiang Joni. Adit dan Vito merasakan banyak kejanggalan di dalam buku diary itu. Sementara itu Rangga, seorang profiler muda menemukan banyak hal aneh dalam kasus pembunuhan beberapa narapidana di dalam lapas yang terjadi belakangan ini. Pada akhirnya, Vito, Adit, dan Rangga terlibat dalam kasus yang besar. Teror demi teror yang mereka alami. Tak mampu membuat mereka gentar dalam mengusut kasus ini. Adit pun, harus rela menjadi martir demi menuntaskan kasus kriminal yang tak biasa ini! Lalu, akankah penyelidikan ini berakhir dengan keberhasilan atau berakhir dengan tragi

More details
WpActionLinkContent Guidelines