Story cover for Rotary  by Devysan_
Rotary
  • WpView
    Membaca 4,232
  • WpVote
    Vote 55
  • WpPart
    Bab 26
  • WpView
    Membaca 4,232
  • WpVote
    Vote 55
  • WpPart
    Bab 26
Bersambung, Awal publikasi Des 18, 2019
Menulis seringkali menjadi pilihan hati untuk menceritakan yang ada
Mengabadikan setiap kejadian yang terekam
Mengabadikan setiap perputaran bahagia,sedih,kecewa,terlena dan jatuh bangun menapaki semesta dengan segala kejutannya
Tulisan ini menceritakan tentang bagaimana perputaran kejadian hidup dalam warna warna yang dibentuknya
Jangan khawatir akan berhenti pada satu warna kehidupan
Karena, sejatinya akan selalu terjadi perputaran dalam setiap perjalanan
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Rotary ke perpustakaan Anda dan menerima pembaruan
atau
#153impian
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
NOESIS [END] oleh Reisen_San
21 bab Lengkap
Setiap pagi dimulai dengan nada yang sama. Nada yang tidak asing, tapi juga tak pernah benar-benar diingat. Seperti dengung lembut yang tumbuh dari dinding, atau bisikan yang terlalu sopan untuk membangunkan siapa pun. Anak-anak terbangun perlahan. Mereka tahu kapan harus duduk, kapan harus tersenyum, dan kapan harus mengatakan "terima kasih" pada sesuatu yang tidak pernah mereka lihat. Langit tak pernah berubah. Lantai tak pernah berdebu. Hari-hari disusun rapi seperti barisan seprai yang terlipat. Tidak ada yang jatuh. Tidak ada yang hilang. Kecuali... sesuatu yang tidak pernah disebut. Di antara semua yang seragam, ada satu yang tidak persis cocok. Seorang anak perempuan yang terlalu tenang, terlalu sering diam di tengah keramaian, dan matanya-selalu mencari sesuatu yang tidak terlihat orang lain. Serene. Ia menulis hal-hal kecil di balik kertas tugas. Hal-hal yang tidak pernah diajarkan, dan tidak boleh ditanyakan. Ia mencatat kapan musik terasa sedikit lebih sendu, kapan suara langkah di lorong tidak cocok dengan jumlah kaki. Orang bilang Serene hanya anak yang suka berpikir. Anak yang tidak pernah nakal, tidak pernah melawan. Tapi mereka tidak tahu... diam itu kadang bukan berarti lupa, melainkan mengingat terlalu banyak. Dan pagi-pagi di tempat ini, yang seharusnya hangat dan tenang, perlahan mulai terdengar berbeda- bukan karena ada suara baru, tapi karena seseorang mulai benar-benar mendengarkan. [Update setiap Malam] 《DISCLAIMER》 [DON'T COPY PASTE MY STORY!!] *Aku butuh sebuah 🌟 agar mereka yang tak terlihat tidak mendekat * Start = 14 mei 2025 Finish =
Cinta Berbalut Puisi oleh HarrySuharto
26 bab Lengkap Dewasa
Kisah ini hanya fiksi berdasarkan imajinasi sang penulis menceritakan tentang kisah cinta seorang anak SMA yang introvert dan tak memiliki keberanian untuk mengutarakan perasaannya terhadap sang pujaan hati , kisah ini bermula ketika ia mulai membuat puisi dan mempostingnya di sosial media, ia pun selalu mencurahkan isi hatinya dalam bentuk puisi dan kemudian memposting puisi buatannya, awalnya ia hanya berniat untuk memposting satu puisi namun diantara puluhan like di akun sosial medianya ternyata gadis yang ia sukai membaca puisi tersebut , akhirnya ia memutuskan untuk setidaknya memposting satu puisi setiap minggu, ia berharap suatu saat sang gadis menyadari pesan dari nya. Nothing Bintang lima di titik koordinatnya Saling terpisah jauh jarak mereka Tiada keinginan akan itu semua Namun itulah sejatinya hidup tercipta Demi keindahan kasih dan saling menjaga Ikutilah arah mata angin tuk temui mereka Dan banyak usaha kau butuh mencapainya Sebab mereka tidaklah diam menunggu disana Mereka juga berjalan menikmati masanya Kapankah mereka bisa bertemu di suatu beranda Mungkin juga itu takkan pernah bisa Entahlah, siapa yang kan beri petunjuknya Bulan pun takkan berikan jawabannya Hanya diam dan terus memperhatikan kita Sejauh perjalanan yang penuh luka Apa sebenarnya kisah yang kau bawa? Sekuat tenaga kau berkorban dan berusaha Maukah kau tunjukkan sebuah rahasia? Silih berganti antara bulan dan surya Hanya semakin memperbesar lubang di dada Sanggupkah hati dan jiwa menahannya? Kini waktumu telah di ujung senja Kau hela nafas seolah lega Apakah itu kan tetap jadi rahasia? Bahkan kau tetap kukuh menyimpannya Meski terhina dimata mereka Ataukah itu sudah bukan lagi rahasia? Semua bertanya ada apa? Semua ingin tahu mengapa? Bagaimana kan kau sikapi itu semua? Semua pun terkesima pada akhirnya Sebab jawab mu "TAK ADA APA APA".
di akhir perang oleh nbeningnurislami
11 bab Bersambung
" untuk mu agama mu, Dan untuk ku agama ku ( al kafirun ayat 6 ) kamu boleh mencintainya, Tapi jangan ambil dia dari tuhan nya ( korintus 6:14-15) ~ pada masanya, seseorang akan pergi dengan sendirinya. Dan pada waktunya, seseorang akan datang dengan rencana nya. kita berada di antara doa dan harapan. bertemu dalam persimpangan takdir, kita hanyalah hasil dari kesengajaan yang di ciptakan semesta. kau dan aku, dua insan yang tengah menjalin cinta namun terjebak dalam jurang pemisah paling bahaya. antara adzan yang berkumandang dan lonceng yang berdentang. antara kiblat yang tentukan arahku pulang dan salib yang membuat mu tenang. antara manisnya syahadat dan dahsyatnya syafaat. antara hitungan tasbih dan kalungan rosairo. ini bukan lagi perihal cinta tapi keyakinan tidak ada yang bisa berjalan mulus setelah ini. kita hanya akan menjadi penghianat entah aku yang meninggalkan Allah ku atau kamu yang meninggalkan Tuhan mu. kita hanyalah luka yang tertunda semakin lama mungkin akan semakin sulit untuk di redam, tolong ingat kali ini bukan takdir yang jahat tapi kita yang terlalu menentang akal sehat. biarlah kita menjadi sebuah kenangan yang akan ku simpan dengan benar. dari kamu aku belajar bahwa mengiklaskan adalah cara terbaik dari mencintai, tak apa setidaknya aku pernah membuat mu tertawa,pernah bebagi kisah juga pernah menjalani hari yang sulit untuk di lupakan. terkadang ada beberapa hal yang tidak bisa kita miliki tapi setidaknya bisa menjadi kenangan yang akan abadi.
AKSARA oleh moncheriserenaluz
15 bab Bersambung Dewasa
Mereka bilang dunia ini luas, tapi apakah ada tempat di mana luka tidak akan mengikuti? Ke mana pun langkah diayunkan, rasa sakit selalu menemukan cara untuk menyusup, menjelma dalam bayangan, dalam udara yang tak terlihat, dalam kenangan yang tak pernah mati. Setiap hari adalah pertempuran-berkelahi dengan waktu, dengan ego, dengan perasaan yang tak pernah bisa benar-benar diredam. "Do you think wounds will ever stop bleeding?" "If you're the one holding me, then maybe... maybe they will." Dan entah bagaimana, tanpa disadari, dingin yang selama ini merayapi tubuh mulai luluh. Keheningan yang dulu terasa menyesakkan kini berubah menjadi kehangatan yang berbisik di sela-sela napas. Luka yang dulu menyiksa perlahan memudar di bawah sentuhan yang tak diminta, tapi selalu ada. "You scare me." "Why?" "Because for the first time, I don't know how to live without someone." Mungkin benar, dunia terlalu luas untuk tidak menemukan luka. Tapi mungkin juga, dunia terlalu luas untuk tidak menemukan seseorang yang, meski tidak bisa menghapus luka sepenuhnya, tetap memilih untuk tinggal. Untuk menggenggam tangan yang gemetar. Untuk memeluk hati yang hancur. Untuk mencintai, meski tahu bahwa cinta selalu datang bersama kemungkinan kehilangan. © 2024, Mon Chèri sereñaluz All Rights Reserved. ⚠️ Warning: This story is strictly 18+. It contains explicit language, adult scenes, that may not be suitable for all readers. Please read with discretion.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
NOESIS [END] cover
Kisah Aku cover
Cinta Berbalut Puisi cover
EVERNA Hikayat Everna - Senarai Legenda Fantasi cover
di akhir perang cover
Fade into the Moonlight [Selesai] cover
AKSARA cover
Bait-Bait Semesta cover
kisah kita cover
Say You Love Me (BAD BOY) cover

NOESIS [END]

21 bab Lengkap

Setiap pagi dimulai dengan nada yang sama. Nada yang tidak asing, tapi juga tak pernah benar-benar diingat. Seperti dengung lembut yang tumbuh dari dinding, atau bisikan yang terlalu sopan untuk membangunkan siapa pun. Anak-anak terbangun perlahan. Mereka tahu kapan harus duduk, kapan harus tersenyum, dan kapan harus mengatakan "terima kasih" pada sesuatu yang tidak pernah mereka lihat. Langit tak pernah berubah. Lantai tak pernah berdebu. Hari-hari disusun rapi seperti barisan seprai yang terlipat. Tidak ada yang jatuh. Tidak ada yang hilang. Kecuali... sesuatu yang tidak pernah disebut. Di antara semua yang seragam, ada satu yang tidak persis cocok. Seorang anak perempuan yang terlalu tenang, terlalu sering diam di tengah keramaian, dan matanya-selalu mencari sesuatu yang tidak terlihat orang lain. Serene. Ia menulis hal-hal kecil di balik kertas tugas. Hal-hal yang tidak pernah diajarkan, dan tidak boleh ditanyakan. Ia mencatat kapan musik terasa sedikit lebih sendu, kapan suara langkah di lorong tidak cocok dengan jumlah kaki. Orang bilang Serene hanya anak yang suka berpikir. Anak yang tidak pernah nakal, tidak pernah melawan. Tapi mereka tidak tahu... diam itu kadang bukan berarti lupa, melainkan mengingat terlalu banyak. Dan pagi-pagi di tempat ini, yang seharusnya hangat dan tenang, perlahan mulai terdengar berbeda- bukan karena ada suara baru, tapi karena seseorang mulai benar-benar mendengarkan. [Update setiap Malam] 《DISCLAIMER》 [DON'T COPY PASTE MY STORY!!] *Aku butuh sebuah 🌟 agar mereka yang tak terlihat tidak mendekat * Start = 14 mei 2025 Finish =