La Tahzan, Ainun!

La Tahzan, Ainun!

  • WpView
    Reads 258,629
  • WpVote
    Votes 14,520
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 24, 2020
Genre : Spiritual - Sad - Romance ⚠FOLLOW SEBELUM MEMBACA!!! (SEQUEL HIJABER GIRL AND BAD BOY) 🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻 Mungkin terlalu pahit untuk kutelan segala kenyataan... Mungkin juga terlalu manis untuk aku merasakan indahnya rasa cinta. Yang berlabuh setelah lama gelombang peristiwa itu hadir. Aku memang mencintainya sekaligus menginginkan hatinya untuk kutaruh di dalam hati ini. Tapi aku sadar kalau aku juga membencinya. Aku membenci sikapnya yang terlalu kasihan pada kaum hawa. Hingga membiarkan mereka ada dalam hidupnya, sementara aku yang istrinya menjadi asing untuknya. Hatiku perih karena mencintainya, namun tak bisa kupungkiri kalau aku membencinya. Daffa Irsyad Muwaffaq, dialah pria yang sangat kucintai sekaligus yang paling kubenci sepanjang hidupku. 🎀 Zulfa Ainun Larasati 🎀 🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻 IG penulis : @ayulestari2604 Mulai : 1 January 2020 Medan, Kisaran, Sumatera Utara.
All Rights Reserved
#452
dendam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Insecure Terinfrastruktur
  • Akhir Kisah [SELESAI]
  • Penghujung Cintaku | Cinta Tapi Diam Series 2 [END]
  • Kita dan Sang Pencipta
  • Hijaber Girl and Bad Boy✔[Sudah Terbit]
  • Mushaf Cinta Dari-Nya [ END ]
  • Love Till Jannah [END]
  • Saya Mencintaimu Karena Allah [Sudah Terbit]
  • Takdir Cinta [TAMAT]
  • SIRAT DUA SURGA

Kisah tentang wanita yang harus menanggung akibat dari pengaruh negatif pacaran. Berusaha untuk memperbaiki diri, tetapi berakhir sia-sia. Hidupnya hancur ketika dia telah hamil dengan pria lain sebelum menikah. Takdir semakin rumit, dia telah dijodohkan dengan pria yang tak dikenalnya. . Aina Talita Zahra Pernah berada di titik terendah, hingga diri ini enggan untuk bangkit. Di waktu yang bersamaan, diri ini dipaksa untuk menebus segala dosa dengan penderitaan-penderitaan yang rasanya lebih baik dari mati. Harapan pun melebur, hingga wajah ini sudah tak mampu lagi menghadap dunia. Diri ini rasanya lebih menjijikkan dari tubuh yang sudah membusuk. Apakah ada seberkas sinar bagi pendosa seperti diri ini? #1_Insyaf_15November2021 #1_Terancam_15November2021 #1_Azlan_06Desember2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines