Dunia Milik KIT

Dunia Milik KIT

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 18, 2019
hidup Kit hampir sempurna. gimana enggak? Kit punya pacar dan teman yang sangat asik. david, pacar yang tampan dan selalu ngertiin perasaan Kit. Indy, elili, dan luna, tiga sahabat yang mengisi hari hari Kit dengan penuh canda tawa. keadaan berubah total ketika aldi mendadak mucul di kehidupan Kit. david jadi tak sempurna dulu di mata Kit. eh denger denger aldi juga sudah punya pacar. apakah hubungan david baik baik aj? atau mungkinkah keberadaan aldi buat Kit untuk balikan lagi sama dia? penasaran yah, wkwk selamat baca dan maap bila ad kesalahan penulisan atau kata yang tidak di mengerti mohon di maklumin aj
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • Welcome My Happiness
  • Trouble In Love
  • About You ✔
  • ketika benci menjadi Cinta
  • Our Bestfriend, Our Love
  • Moment: Moment, Time, End
  • The First, Not the Last
  • Stepbrother? No Way!

Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu indah. Menghapus segala resah dan gelisah. Mengganti luka dengan tawa, membawa kesedihan yang melanda untuk sirna. Banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta itu indah. Membuat hari berwarna dan hidup menjadi lebih sempurna karena hadirnya dia. Namun, tak semua yang berkaitan dengan cinta itu semuanya indah. Tak selamanya cinta itu membahagiakan. Tak ada yang bisa menjamin bukan bahwa cinta pun bisa berakhir dengan tawa kebahagian atau sebuah luka yang disertai dengan tangisan? Ini bukan kisah di mana dua orang jatuh cinta secara diam-diam. Ini bukan kisah cinta segitiga antara tiga, anak manusia. Tapi, ini hanyalah kisah di mana ketika kita telah jatuh namun tak sadar. Telah cinta tapi tak terasa. Telah merasa sayang tapi tak pernah bilang. Dan saat di mana kita telah menyadari segalanya, justru orang yang kita cintai itu... pergi. Bukan pergi untuk sementara. Tapi selamanya. "Jika kehadiranku tak dapat membangunkanmu, lantas apakah kepergianku akan membukakan matamu?" ©Copyright2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines