Me and Shadow

Me and Shadow

  • WpView
    Reads 907
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 3, 2020
DON'T COPY MY STORY!! FOLLOW SEBELUM MEMBACA^^ *** Adiana Luvi Hoshea, nama seorang gadis yang saat menginjak umur 18 tahun mengidap masalah pada matanya. Meski sang ahli Dokter sudah menyatakan sama sekali tidak ada gangguan apapun pada matanya, Luvi yakin ada sesuatu yang salah dengan dirinya, bukan lagi dengan matanya. Berlahan beriringan dengan waktu Luvi sudah mulai terbiasa. Tapi saat melihat kejadian yang tepat terjadi dihadapannya Luvi mulai merasakan ada dorongan untuk kejadian itu tidak terjadi. Tapi, selama Luvi dapat melihat 'mereka' yang selalu mengikuti setiap manusia. Dirinya belum pernah sekalipun melihat sebangsa 'mereka' didirinya. Apa diri Luvi tidak mempunyai 'itu'? Jika benar seperti itu, lantas kenapa dirinya selalu merasa terawasi dan tidak pernah sendiri? *** Happy Reading! Cerita fantasy pertama ku. ⚠DON'T COPY MY STORY! STORY REAL MY IMAGINATION! ⚠DON'T COPY PASTE! ⚠ Tahukan Jalannya Proses Hukum. Start : 20 Desember 2019 Status : (On Going) ig; dnaaas._
All Rights Reserved
#11
shadow
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ventiones Academy [REVISI]
  • CARAPHERNELIA
  • GERBANG MAGIC PENULIS 1 ||  TERBIT 📌
  • I NEED YOU
  • 🔞Us - Min Yoongi x You (READER)✔🔞
  • 🚨The sun in the dark sky🚨
  • Tale of The Ethereal [ END ]
  • KenSha [Tahap Revisi]
  • Alpha's mate
  • LAVENDA SEASON I [END]

Aku hanya seorang gadis berumur tiga belas tahun yang biasa saja. Aku ini sama seperti yang lain. Jadi tidak ada yang istimewa dari diriku. Sampai .... "Selamat, Anda diterima di Ventiones Academy." Aku tak pernah mendengar ada academy semacam itu. Semuanya langsung berubah. Hidupku yang awalnya berwarna hitam-putih, berubah menjadi warna pelangi. Rasanya mataku sampai pusing melihat semua warnanya. Tidak bukan mata, tapi otakku. Oh, aku menyesal ketika kehidupanku sebelum ini aku kurang banyak bersyukur. Aku ini masih tiga belas tahun. Tapi kenapa kejadian yang kualami di luar batas umurku? Sebentar, di luar batas bukan berarti seperti adegan dewasa! Maksudku seperti peperangan? Pembunuhan? Baiklah, aku sepertinya sudah gila. Aku jadi iri dengan remaja normal seperti kalian. **** Cerita ini murni dari pikiran saya sendiri. Karena saya selalu berkhayal yang tidak logis, jadi saya lampiaskan ke dalam cerita ini. Jika ada kesamaan nama dalam cerita ini, itu artinya kebetulan. Vote? Baca aja dulu! Nggak vote juga gpp. Asalkan sudah dibaca ceritanya dan sudah ditaruh di perpustakaan kalian. **** ⛔Lagi tahap revisi. Jadi jangan terkejut jika ada perubahan kata atau chapter secara tiba-tiba

More details
WpActionLinkContent Guidelines