Aku & Kaca

Aku & Kaca

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Dec 25, 2019
Tulisan ini sesuai dengan alur kehidupanku. Dimana aku pernah nakal, pernah menjadi buronan, pernah kehilangan semua orang-orang dekat. Banyak cerita hidup yang dimana membangun sebuah mindset untuk melukiskan dalam sebuah Karya Sastra "Novel". *** Terima kasih yang sudah menyempatkan untuk membaca dan singgah ke profilku. Jika ada tanggapan mengenai tulisan-tulisan saya, bisa ditulis dalam komentar sesuka kalian
Creative Commons (CC) Attribution
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Behind The Smile
  • PUTARAN TERAKHIR WAKTU
  • Auri, Cigarettes and Life
  • ALGENTA
  • Keazen (a sly world) TERBIT!
  • Seputih Susu
  • ZIVANA(ON GOING)√
  • Sekelebat kisah DIRIKU ( REVISION)

Aku percaya cinta adalah sebuah pelukan hangat, bahkan di tengah gemuruh hujan. Tapi siapa sangka, pelukan yang sama kini meninggalkan dingin di tubuhku? Kamu meninggalkanku, dan aku tak pernah siap untuk kehilanganmu. Kehilanganmu bukan sekadar perginya seseorang dalam hidupku. Kehilanganmu adalah tentang diriku yang kian merapuh, bagian-bagian dari diriku yang tercerai-berai, seperti serpihan kaca yang tak tahu bagaimana akan kembali utuh. Aku mencoba menulis surat untukmu, berharap kata-kata bisa menggantikan kehadiran yang hilang. Namun, setiap huruf yang kutulis, hanya menambah luka, mengingatkanku pada rindu yang tak akan pernah sampai kepadamu. Mungkin, mencintaimu adalah keindahan sekaligus kutukan. Sebuah hadiah yang diiringi keperihan tanpa akhir. Dan di sinilah aku, yang dalam diam melangitkan namamu. Untukmu, yang kucintai dengan penuh Namun tak pernah menyadari kehadiranku. Buku ini sengaja ditulis untuk nama yang selalu kulangitkan namun enggan untuk menyambutku, yang hadirnya pernah membuat duniaku mekar dengan indah, yang kehilangannya membuat diriku merapuh bersama serpihan luka yang ia tinggalkan. Dan buku ini sekaligus dedikasi untuk mereka yang pernah kehilangan, untuk hati yang berani mencintai meski tahu akan terluka. Karena di balik setiap tetesan air mata, selalu ada cerita yang layak untuk diceritakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines