Kesendirian Yang Nyata

Kesendirian Yang Nyata

  • WpView
    Прочтений 3,773
  • WpVote
    Голосов 163
  • WpPart
    Частей 22
WpMetadataReadЗавершенная история чтв, авг. 12, 2021
Banyak orang menghargai orang lain karena memiliki kekayaan dan kecerdasan yang lebih. Dan terkadang mereka meremehkan bahkan mengabaikan orang orang yang mempunyai kemampuan di bawah rata-rata bahkan,sampai menjadikan kekurangan seseorang sebagai bahan lelucon semata dan mereka terlalu sibuk dengan kehidupan orang lain sampai pada akhirnya mereka melupakan kehidupannya sendiri. Padahal sejatinya hidup bukan tentang kesenangan semata tapi hidup adalah tentang seberapa keras kita berjuang untuk menaklukkan kerasnya kehidupan.
Все права сохранены
#337
alone
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • Juan [REVISI]
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • DENNIES
  • Aku mencintaimu,namun Dia Mencintainya
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • Rêverie
  • Sejenak Luka
  • Unfinished Goodbye
  • Waktu?

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту