Kesendirian Yang Nyata

Kesendirian Yang Nyata

  • WpView
    Reads 3,780
  • WpVote
    Votes 169
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadComplete Thu, Aug 12, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Banyak orang menghargai orang lain karena memiliki kekayaan dan kecerdasan yang lebih. Dan terkadang mereka meremehkan bahkan mengabaikan orang orang yang mempunyai kemampuan di bawah rata-rata bahkan,sampai menjadikan kekurangan seseorang sebagai bahan lelucon semata dan mereka terlalu sibuk dengan kehidupan orang lain sampai pada akhirnya mereka melupakan kehidupannya sendiri. Padahal sejatinya hidup bukan tentang kesenangan semata tapi hidup adalah tentang seberapa keras kita berjuang untuk menaklukkan kerasnya kehidupan.
All Rights Reserved
#258
pengetahuan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENNIES
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • Menyerah atau Bertahan?
  • CARAKU MENDAPATKANMU
  • Unfinished Goodbye
  • Waktu?
  • Juan [REVISI]
  • RUMAH SINGGAH
  • A Fractured Soul
DENNIES

[⚠️FOLLOW dulu sebelum membaca] Author: yakin mau baca? Udah siapin tissu?😌 ~~ 'Tentang dia, yang diamnya menyimpan banyak luka'. Kata ibu, sebagai seorang lelaki, Dennies harus bisa hidup mandiri, hidup keras merupakan hal lumrah yang dialami setiap orang. Hingga pada saat hal itu benar-benar terjadi, saat kerasnya hidup itu datang berhadapan langsung dengan Dennies, setidaknya Dennies tahu, bahwa ia bukanlah satu-satunya orang yang terpukul atas itu. Semuanya telah Dennies lalui seorang diri, mengarungi kerasnya arus hidup yang kadang memberinya badai, membuatnya jatuh, dan bukan hanya sekali ia terbentur akan kenyataan pahit yang harus ia terima. Tapi, Dennies kuat. Ini tentang Dennies, pemuda yang menjadi realisasi nyata dari pepatah, don't see a book by the cover. Pemuda yang menyimpan sejuta luka yang ia balut dalam diamnya, pemuda yang menyembunyikan kecewa yang tak terhitung jumlahnya, dan pemuda yang selalu berdiri kokoh bahkan disaat badai itu kembali menerjangnya. "Jadilah seperti pohon, yang tetap berdiri kokoh, meski angin berkali-kali menerjangnya." Namun sekokoh-kokohnya pohon, bukankah ia bisa tumbang juga saat angin yang terlalu besar menerjangnya? Dan Dennies, mampukan ia untuk tetap kokoh saat ujian itu lagi dan lagi datang menerjangnya dengan tanpa ampun?

More details
WpActionLinkContent Guidelines