Pelangi Terindah

Pelangi Terindah

  • WpView
    Reads 102
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 3, 2020
WpInfo
Fiction
Social Themes
Wahai dzat pemilik hati, Persatukanlah hatiku dengan dia yang mencintaimu lebih dari apapun, Dia yang menjadikan iman sebagai pondasinya,dan ilmu sebagai bekalnya dalam mengarungi samudra kehidupan, Dia yang dapat membimbingku agar lebih baik lagi, Dia yang selalu menunaikan segala perintahmu, dia yang selalu menghidupkan sunah sunah rasulnya, Dan dia yang dapat menjadi imam terbaik bagiku, dan melengkapkan segala kekuranganku,Dia yang senantiasa menggenggam tanganku dalam ketaatan, dan senantiasa mencari ridha darimu, Berharap surga menjadi tempat kami di akhirat kelak. 🍃🍃🍃 -pelangi parisya Azzahra- ♡♡♡ Teruntuk rasa cinta ini aku hanya mampu bersimpuh di atas sajadah, dengan kepalaku ku letakkan di serendah rendahnya tempat karena pada saat itulah aku merasa sangat dekat dengan rabb ku, menceritakan semuanya kepada rabbku, berharap kau yang kuceritakan mampu menjadi pelengkap kekuranganku, juga melengkapi setengah imanku, bersama merangkul di dalam ketaatan, and I hope to be with you until jannah. 🍃🍃🍃 - Alzam alif zhafran-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • Ikhtiar Cinta Bersamamu [END/SUDAH TERBIT]
  • ZAHRA
  • CINTA DALAM PENANTIAN [TERBIT ]
  • Your  Destiny
  • Imam Hati ✔️ (Part Lengkap)
  • [Telah Terbit] Cinta Al-Fatihah "Allah Maha Mendengar Maha Mengetahui"
  • Dibalik Topeng Kebahagiaan
  • Perihal Mengikhlaskanmu [TAMAT]

#1 in fisabilillah (29/09/20) CERITA SUDAH TERSEDIA DI DREAME DENGAN VERSI YANG LEBIH LENGKAP DAN SUDAH DIREVISI. KETIK JUDULNYA DI PENCARIAN LANGSUNG, YA:) •°•°•°• Kala fajar belum terbit, masih bersembunyi di balik pekatnya gulita. Di pagi buta, sang angin memeluk hangat para pemilik raga. Menggenggam angan. Memupuk berjuta harapan. Melangitkan doa ke angkasa Tuhan. Membisikkan sesuatu pada bumi, melalui sujud di hadapan sang Ilahi. Bergumam bersama angin, bercerita pada semesta melalui suara hati. Tahukah kamu, hal apakah di balik semua itu? Jawabannya ialah kamu. Kamu yang selalu berada di balik kata "semoga". Kamu yang tetap menjadi "Aamiin" teristimewa. Izinkan aku meminjam namamu, untuk ku perbincangkan bersama Rabb-ku kala sepertiga malam menyapa tidurku dengan lembut. Perihal lenganku yang belum bisa meraih pelukmu, maka izinkan aku mencintaimu dalam diam, mendekapmu dalam doa, dan memelukmu dalam sujud. •°•°•°• Bibirnya nampak menerbitkan senyum kecil sembari menatap gelapnya langit malam dari jendela kamar. Balutan mukenah masih memeluk raganya. Ia baru saja berbincang dengan Allah melalui perjumpaan doa. "Sepertinya, Allah menciptakanmu saat tersenyum. Sehingga kamu semanis itu, sehangat itu, semenyejukkan itu, juga semerindukan itu." "Setelah sholat tahajjud tidur, ya. Selamat malam, kamu." • Keisya Savierra Assalafiyah • •°•°•°• No copy paste guyss!! Buat karya dengan ide dan pemikiran kalian sendiri!

More details
WpActionLinkContent Guidelines