AKSAL
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 23, 2019
Aksal melirik dan memperhatikan siswa-siswi didepan sana yang sedang sibuk menyiapkan upacara. Tapi yang menjadi perhatian Aksal adalah gadis dengan rambut panjang lurus dan kentit dipipi kirinya yang terlihat ketika dia mengembangkan bibirnya keatas. "Yo!" panggil Aksal. "Apaan?" jawab Rio. "Kemaren-kemaren Bella jadi petugas upacara juga?" "Kemaren? Enggak deh kayanya, hari ini doang" "Lagi beruntung dong gue?" Rio hanya tersenyum mendengar ucapan sahabatnya, Karena bukan hal asing lagi bagi mereka jika Aksal membicarakan gadis bernama Arabella yang sudah Aksal sukai dari kelas 10, Namun hingga hari ini Aksal belum pernah mulai mendekati Bella, Aksal hanya cukup menyukainya saja tanpa harus dia miliki. "Jadi ini yang namanya Vitamin upacara" guman Aksal pelan namun masih bisa terdengar oleh Rio.
All Rights Reserved
#6
aksal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Psychopat [SELESAI]
  • AKU, KAMU DAN SENYUMAN DIBALIK BUKU
  • LALA
  • Farel Dan Bella
  • [end] AKSABELLA
  • I Life In Your Body✔
  • [✔] AKSARASSA
  • AKSARA
  • THE BRANDAL GIRLS
  • DANADYAKSA

⚠️WARNING!! ⚠️ HATI-HATI ADA ADEGAN KEKERASAN⚠️ "Kau harus ku beri hukuman karna kau sudah berani mendekati pria lain!" Katanya dengan tatapan dingin dan memperlihatkan aura gelap yang sialnya itu menambah ketampanannya. "Kau bukan siapa-siapa aku, jadi kau tidak berhak menghukum ku karna aku dekat dengan pria lain!" Tegas gadis itu membuat pria di hadapannya semakin marah. "Sudah berani melawan hm?" Tanyanya penuh penekanan dan tak lupa dengan tatapan nya yang tajam seperti pedang. "Kenapa aku harus takut padamu?" Gadis itu tampaknya memang senang memancing emosi lelaki di hadapannya ini. "Alexandra!" Tekannya dengan emosi yang akan meledak, alexa pun dengan susah payah menelan saliva nya. "Kenapa? Kenapa sikapmu selalu berubah?! Kadang kau memperlakukan ku lembut, tapi kau juga selalu memperlakukan ku kasar seperti hewan peliharaan!" Cecar alexa dengan amarah yang sudah mengepul di kepalanya. "Aku mencintaimu, dan kau...memang peliharaan ku." Ucapnya santai membuat alexa ingin sekali menghajar wajah sombong pria di hadapannya. "Tuan leovano, kau sangat tampan..." Alexa menggantung kalimatnya, "...tapi sayang, kau bukan manusia. Kau adalah iblis!" Leo menyeringai membuat alexa menatapnya was-was takut terjadi hal yang tidak di inginkan, leo terus melangkah mendekati alexa, alexa reflek memundurkan langkahnya hingga membentur dinding. Alexa tidak bisa kabur sekarang, leo sudah berada di hadapan alexa dengan senyuman anehnya dan itu membuat tubuh alexa meremang. "Ya aku adalah iblis, apa kau mau lihat aksi gila ku? Akan ku tunjukan padamu." Ucapnya dengan tertawa bak psikopat membuat alexa merinding. Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Apakah alexa akan bisa kabur dari leo? Atau mereka akan saling jatuh cinta? jangan lupa baca yaa , vote dan komennya juga yaa follow akun wp aku jugaa!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines