Senjana

Senjana

  • WpView
    LECTURAS 192
  • WpVote
    Votos 27
  • WpPart
    Partes 12
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, may 18, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Assalamualaikum semua. {Budayakan follow akun penulis dulu sebelum membaca} ~ini adalah cerita pertama aku di dalam dunia kepenulisan sebelumnha aku tidak pernah berpikiran akan membuat sebuah karya cerita,jadi mohon memaklumi bila masih ada banyak typo dan kata2 yang tidak sesuai dengan EYD didalam nya.~ Cerita ini hasil pemikiran aku sendiri tidak ada unsur menjiplak atau meng copy past karya orang lain. ________________________________________________________ Senja berjalan dikoridor sendiri sambil bersenandung kecil. Tiba di belokan Senja tidak sengaja menabrak dada bidang seseorang yang tidak tau punya siapa. Brukk..... Senja tersungkur dilantai dengan keras "Aduh siapa sih yang nabrak aku sakit tau ini dada apa beton keras banget,idung aku yang pesek tambah jadi pesek gara gara nabrak beton keras bangel lagi nyebelin".cibir Senja. Senja mendongakkan kepalanya keatas. Setelah Senja tau bahwa seorang The Most Wanted yang menabrnya.Senja mengangakan mulutnya ketika mengetahui siapa yang menabraknya. "Kamu"ujar Senja speechless. . . . Hayo kamu siapa hayo😊😊. Ayo baca cerita ini!! Ramaikan lapak ku😂😂. Mohon baca dengan bijak.
Todos los derechos reservados
#16
themostwanted
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️
  • Naura & Lukanya
  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • Converge With You [On Going]
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • TRAUMA
  • Nathalea
  • Hiraeth || Huang Renjun (SUDAH TERBIT)
  • Rieril

‼️F I K S I‼️ 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 (adj) : tak tergantikan 🍀🍀🍀🍀🍀 "Buat Kakak," ucap seorang wanita muda mengeluarkan sebuah amplop putih yang tercantum nama sebuah rumah sakit. "Buat aku? Rumah sakit? Kamu sakit?" tanyanya yang dibalas gelengan kepala oleh sang kekasih. Angkasa mengernyitkan keningnya, tangannya meraih amplop tersebut dan membukanya. Seketika wajahnya berubah pias seolah darah direnggut paksa dari wajahnya hingga membuat pucat sempurna seiring iris kembar legamnya menelusuri deretan kata yang tertera diatas kertas putih tersebut. "Aku hamil, Kak. Kata dokter anak kembar dan umurnya sudah 3 minggu." Seiring kalimat itu terucap, nadanya merendah hampir tak terdengar kalau Angkasa tidak memberi fokus padanya. "Gimana bisa? Senja, kita baru ngelakuin itu sekali. Enggak mungkin langsung jadi. Senja, bilang sama aku. Ini bukan anak aku kan?!" "Bukan anak kamu? Kakak nuduh aku ngelakuin itu sama orang lain, iya?" "Gak mungkin. Keluargaku gak punya keturunan kembar. Gak mungkin itu anak aku, Senja! Bilang sama aku, siapa yang udah menghamili kamu?" Setetes air terjun bebas dari pelupuk mata. Hatinya terluka begitu dalam sebab kalimat yang terucap bagaikan belati yang menyayat setiap lapisan hatinya. Senja sama sekali tidak pernah menyangka jika kalimat itu terucap dari bibir pria yang kerap kali menyatakan besarnya cinta yang dimiliki untuknya. Lantas apa sekarang? Dimana rasa cinta yang selalu digaungkan di telinganya itu? Bahkan Senja mendadak kehabisan kata. Senja seperti tak mengenal sosok didepannya. Asing. "Gugurin. Kalau kamu masih cinta sama aku, gugurin. Aku bakalan tetap menerima kamu asal kamu gugurin kandungan kamu." Kalimat terakhir yang Senja dengar sebelum kaki jenjangnya membawa tubuhnya melangkah pergi dari hadapan pria yang dicintainya itu tanpa ada niatan menoleh sedikitpun ke belakang meninggalkan Angkasa yang masih diam seribu bahasa tanpa berniat mengejarnya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido