Abrega

Abrega

  • WpView
    Reads 332,375
  • WpVote
    Votes 36,282
  • WpPart
    Parts 57
WpMetadataReadComplete Fri, Oct 16, 2020
"Aneera," panggil Abrega. "Hmm?" sahut Aneera seraya menatap Abrega. "Tujuan hidup lo apa?" Aneera memicingkan matanya. "Kenapa emang tanya tanya tujuan hidup gue?" "Karena sayang." "Apasih?" "Ya lagian, ya karena mau tau dong, pake nanya" Aneera menghembuskan nafas. "Tujuan hidup gue itu, bikin diri gue sendiri bahagia, dan orang-orang yang disekitar gue juga bahagia." Abrega tanpa sadar tersenyum tipis. "Gue boleh minta tujuan hidup lo nggak?" "Maksudnya?" Abrega menatap kedalam mata Aneera. "Iyaa, soalnya gue mau bikin lo bahagia." Aneera terdiam beberapa detik, terkunci oleh kata-kata dan juga tatapan mata dari Abrega. "Kenapa mau bikin gue bahagia? kenapa nggak bikin diri lo sendiri aja yang bahagia?" Abrega yang mendengar itu tersenyum sangat tulus dari hatinya yang paling dalam. "Kan kalo lo bahagia, gue juga bahagia."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Felicity [On Going]
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • DANADYAKSA
  • Inersia
  • Alisa's Story
  • ALFHASSA
  • CLOSER
  • ELZEAN [On Going]
  • Jodohku

BRAKK... "Aww..". Ringisnya. Naya yang belum sepenuhnya sadar berada di atas tubuh orang itu, hanya bisa meringis menahan sakit di dahinya karena terbentur dengan hidung orang yang di tindihnya itu. "Aduh, sakit banget dahi gue, lecet nih kayaknya". Adunya sembari mengusap keningnya yang memerah. "Tapi, kok gue jatuhnya nggak sakit ya". Setelah merasa jika dirinya menabrak seseorang tadi, refleks Naya membuka matanya dan pandangannya langsung bertubrukan dengan mata orang di bawanya, yang 'sialnya malah menatapnya nya dengan tatapan intens dan bibir yang menyunggingkan senyum tipis. Buru buru Naya bangkit dari atas tubuhnya, dan membatu sosok itu berdiri dari jatuhnya. "So-sorry El, g-gue nggak sengaja". Naya meruntuki dirinya yang ceroboh sampai sampai menabrak orang begini. _____________________ "Hm, liat gue". Ujar El dengan tatapan masih tertuju pada Naya. "Ha?". Naya mendongak menatap El, wajah tampannya seakan menghipnotis Naya saat ini. "Lo, cewek waktu itu kan?". Tunjuknya ke arah Naya dengan senyum yang masih tercetak di wajahnya. "I-iya". Ah mengapa Naya merasa dirinya gugup sekarang. El maju mendekatinya yang mengakibatkan Naya refleks memundurkan langkahnya. Mata El seakan menghipnotis Naya, sehingga Naya tidak dapat mengalihkan tatapannya dari mata tajam milik El. "Lo, ng-ngapain". Panik Naya saat tubuhnya terbentur dinding, dan tangan kekar El mengunci tubuhnya. "What it's your name', girl"?. Tanyanya dengan suara serak , yang sialnya' malah membuat jantung Naya kejang kejang. ______________________ _Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan kejadian. Itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan_ 💯 karangan sendiri!! _____________________ all picture inside © Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines