Aku dibuat-NYA jatuh berkali kali
Aku dibuat-NYA lemah berkali kali
Aku dibuat-NYA terbentur berkali kali
Tapi aku tidak menolak keadaan.
Aku tetap menikmatinya bagaimanapun hidupku itulah jalanku, itu sudah skenarioku dari Rabb-ku.
Namaku Anedra. Aku dikenal sebagai pembenci. Dulu aku sangat membenci diriku, membenci kehidupanku, membenci agamaku sendiri, membenci semua yang ada di semesta ini, hingga pada akhirnya aku membenci tuhan. yang kucintai hanya papah, ibuku, Aishwa, Ken, dan agama Islam. Entah mengapa itu jadinya, akupun dibuat bingung oleh keadaan.
Ketika disatu sisi aku menganut agama berketuhanan Yesus, tapi disatu sisi aku menjalankan perintah perintah Tuhan beragamakan Islam. Sebenernya siapa aku?
"Kamu Ainil, aku dan Aishwa yang akan terus membantumu. Menemukan jati dirimu, menemukan kehidupanmu, menemukan kebahagiaanmu, menemukan apa apa yang belum kau temukan sebelumnya. Selebihnya semuanya urusan Tuhan begitu pun dengan skenario mu" ucap Ken saat aku bertanya seperti itu pada diri sendiri.
Saat itu aku percaya. Kalo skenario ku adalah naskah tuhan yang paling berharga dalam kehidupanku.
Namun sebenarnya siapa tuhanku? Apa agamaku?
Apa, dan bagaimana. Semuanya terjawab dicerita ini.