dunia terus berputar dan waktu terus berjalan.
seorang gadis bernama araa hidup dalam kesunyian,dan rasa bersalah.akankah dia harus menyalahkan takdir,krna ia tidak pernah dikasih kesempatan untuk bahagia?itu semua salah,kehadiran seorang arkan sangat berarti dalam hidup araa,karna arkan adalah kepingan yang araa cari untuk melengkapi puzzle kehidupannya.namun kebahagiaan itu datang hanya sekejap.di salahkan atas kematian adik nya membuat ia sangat terpukul,masalah dateng menghampirinya dengan bertubitubi,belum lagi ia digemparkan berita bahwa dirinya anak pungut membuat ia ingin mengakhiri hidupnya saat itujuga.semua orang yang ia sayang pergi meninggalkan nya.mau tau kelanjutannya?mari baca cerita ini bersama,jangan lupa share ketemen kalian dan vote + komen,trimakasih.
cerita ini mengisahkan tentang kehidupan seorang gadis yang tidak memiliki siapapun, dalam arti lain yaitu yang dia miliki hanya dirinya sendiri.
ia memang mempunyai rumah dan orang tua yang lengkap, namun rumah tersebut baginya adalah neraka.
setiap ia pulang kerumah tersebut luka luka nya akan terus bertambah, baik luka fisik ataupun mental.
suatu hari ia memberanikan diri untuk keluar dari rumah tersebut ia memilih untuk ngekost ditempat yang terbilang cukup sederhana.
syukur nya ia juga memiliki satu rumah untuk tempat berteduh nya, dalam maksud lain tempat menceritakan semua masalah kehidupan nya.
rumah tersebut memang bukan berbentuk bangunan, rumah tersebut berbentuk seperti dirinya manusia yang bisa menerimanya apa adanya..
rumah bukan hanya berbentuk bangunan, bukan?
akan kah salah satu dari mereka mempunyai rasa terhadap satunya?
maka dari itu ayo ikuti perjalanan cerita mereka...