21 chapitres En cours d'écriture Di antara gema musik dari aula dance dan pantulan bola di lapangan, dua dunia yang berbeda saling bersinggungan. Nazia, pemain basket yang hidup dalam ritme cepat dan tegas, bertemu dengan Sagara, penari yang bergerak seolah dunia berputar mengikuti langkahnya.
Mereka tak pernah berjanji apa pun. Tak ada kata "selamanya", tak ada komitmen untuk terus bersama. Hanya dua jiwa yang bertemu di waktu yang tepat-atau mungkin terlalu sebentar.
Bersama Sagara, segalanya terasa ringan. Hingga Nazia menyadari, kebahagiaan bukan tempat untuk tinggal lama. Kadang, ia cuma singgah sebentar, meninggalkan detak kecil di dada yang terus berdentum meski musiknya sudah berhenti.
Mereka pernah seirama.
Tapi ternyata, mereka hanya sebuah irama-yang berhenti sebelum musiknya selesai.