Sesajen
  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 27, 2019
WpInfo
Fiction
Horror
Anak berusia 18 tahun ditinggal oleh ayahnya karena suatu perjanjian karena telah melakukan penyembahab terhadap para setan dan iblis. Yang akhirnya diteruskan kepada anaknya hingga anaknya abadi selamanya, namun anaknya tidak mengetahui hal tersebut. Hingga suatu saat anak tersebut tak dapat mengendalikan setan dan iblis didalam tubuhnya, hingga membuat kekacauan di masyarakat. Sehingga ia harus di.......! Penasaran? Seru? Lanjut baca aja novelnya :)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Susu untuk Bayi Gaib
  • VANIA AND BOYS LOVE NOVEL!
  • AKANDRA
  •       AlAS ROBAN 4 (pelet Bulu Monyet alas roban)
  • Blue Trapped In BL Novel
  •  PATAH
  • Plot Twist Sang Figuran (TERBIT)
  • BAD SEVENTEEN
  • ANAKKU JIN

Sebuah kisah gelap tentang ambisi memiliki keturunan. Tini, ibu muda berusia 19 tahun, terpaksa menerima tawaran menjadi ibu susu di rumah Joglo mewah milik Nyonya Arini. Keputusan yang akan mengubah hidupnya selamanya. Di balik kemegahan ukiran kayu jati dan aroma melati yang memabukkan, tersimpan rahasia kelam tentang keluarga ningrat yang terobsesi memiliki keturunan. Saat Tini menyadari bahwa bayi yang harus disusuinya tak seperti bayi pada umumnya, ia sudah terlanjur terikat kontrak mistis yang tak bisa dibatalkan. Kisah horor Jawa ini akan membawa pembaca menyusuri lorong-lorong gelap rumah Joglo, menghadapi pertanyaan mengganggu tentang makna keibuan, dan harga yang harus dibayar untuk memenuhi tuntutan masyarakat akan kehadiran seorang anak. --- "Setiap wanita memiliki lukanya sendiri. Jangan tambah dalam dengan pertanyaan yang tak perlu, kapan punya anak?" Sebuah pengingat bahwa di balik senyum sopan dan jawaban klise "belum rejeki" dari mereka yang belum dikaruniai anak, mungkin tersimpan kepedihan dan pergulatan batin yang tak pernah kita pahami. Novel ini mengajak kita merefleksikan kembali sensitivitas dalam berinteraksi dengan sesama, terutama terkait isu kesuburan dan keibuan yang begitu personal. Dilarang menjiplak, mengambil sebagian scene ataupun membuatnya dalam bentuk tulisan lain ataupun video tanpa izin penulis. Jika melihat novel ini diplagiat, tolong lapor ke Ig/fb: @hayisaaaroon. Terima kasih, selamat membaca, semoga menghibur dan bermanfaat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines