Hidup berdampingan dengan 'mereka' sudah tidak bisa di tampik lagi, dan memang benar, mereka ada, dan kita diawasi; salah satunya, Aku. Sedari kecil hingga saat ini, dimana waktu ku untuk berproses menjadi dewasa, tak luput dari dunia lain. Yang pada akhirnya aku tau, beberapa dari 'mereka' menginginkan jiwa, dan membuatku 'RESAH'.
disclaimer : Cerita ini dibuat atas kemauan dan pengalaman-pengalaman konyol sedari kecil hingga saat ini. Ditulis saat sedang mengalami,bahkan dititik puncaknya, dengan tujuan untuk mengabadikan, menceritakan, kepada mereka, yang juga merasakan, ataupun ingin tau rasanya siapa-apa-dan bagaimana tentang hidup berdampingan dengan 'mereka'.
Jika ingin menghujat, silahkan. Komentar terbuka luas untuk para pembaca. Semoga kalian merasa terhibur dan bisa membuka fikiran kalian sedikit, bahwa 'kami' atau 'dia' yang memiliki kemampuan 'ini' , sangat sangatlah terganggu dan merasa lelah. Jadi, tolong. Bedakan, mana anugerah Tuhan, mana yang pantas disebut 'kesetanan' atau 'ketempelan' hahaha. Happy reading!✨
Figuran: Change Destiny of The Antagonist (Terbit)
51 bab Lengkap
51 bab
Lengkap
#Part lengkap#
Di novel 'Kisah Naqila', Nathaniel Varendra adalah sosok antagonis paling kejam. Ia bahkan tak segan membunuh seseorang yang dianggap mengusik ketenangan pujaan hatinya.
Selain kejam, laki-laki itu juga menyandang gelar brengsek dan bajingan. Itu dikarenakan saat mendapat penolakan dari pemeran utama wanita, ia menghalalkan cara kotor untuk memilikinya.
Banyak pembaca yang mengutuknya, menyumpah serapahinya, mencaci makinya, bahkan mengatakan jika Nathaniel tidak pantas hidup walau menjadi seekor anjing sekalipun.
Hingga kematian tragis Nathan dapatkan, karena memang perannya seorang antagonis. Sehebat apapun dia, Nathan tetap kalah dengan pemeran utama.
Nathan pergi membawa segala cinta yang ia punya.
Namun, bagaimana jika sosok antagonis itu mempunyai masa lalu yang begitu kelam. Masa lalu yang hanya diketahui oleh penulis novel itu sendiri.
Sebuah kisah yang tidak pernah dipublikasikan kepada para pembaca.
Dan sialnya, si penulis masuk ke dalam novel itu, menempati raga figuran yang hanya disebutkan namanya saja di dalam novel.
....
"Kepada dia yang tulus sekali. Semoga senang, tawa dan bahagiamu selalu dijaga olehnya."
....
Jadilah pembaca yang bijak oke, jika ingin sukses jangan memplagiat karya orang lain.
Gw rasa mata kalian nggak buta, masih bisa baca tulisan di bawah 👇