We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Maafkan Aku Semua

Maafkan Aku Semua

  • WpView
    Reads 112
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 5, 2014
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Apakah kamu ingat ibumu? Yg audah memberi kan kasihb sayang kepadamh, menjagamu sampai besar, yang menyuapi kamu saat kamu kecil, yg menyusui kamu saat kamu kecil dan terakhir ibumu yg melahirkanmu dengan sekuat tenaga hingga dia lelan dan berkeringat. Apakah kamu ingat ayahmu? Ayahmh yang menjaga kamu saat kamu masih kecil dan menjaga kamu saat ibumu sakit, yg membeli,an apa ya g kalian mau saat kecil. Ayahmu yg mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhanmu dan ibumu. Bayanhkan jika mereka sudah tua. Apakah kamu akan menjaga menjaga mereka? Apakah kamu akan membelikan apa saja yg mereka inginkan? Jagailah mereka dan sayangilah mereka sama dengan saat mereka menjagamu saat bayi. Bayangkan jika mereka sudah tiada. Apakah kamu sedih? Pasti sedih. Apakah kalian mempunya salah kepada mereka? Apakah kalian pernah berbohong kepada mereka? Apa kalian pernah membentak dan melanggar nasehat mereka? Pasti kalian pernahkan melakukan itu semua? Minta maaf lah kepada mereka sebelum mereka tiada
All Rights Reserved
#512
baca
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Close Your Eyes (Sehun - Jieun) (End)
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Kawin Kontrak? [COMPLETED]
  • Pilih Aku Atau Mereka Christy (chrisflo)
  • Dinikahin ayah tiriku[21+]{Slow Update}
  • A. Y. T. D. A (ANAK YANG TAK DIANGGAP)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Eliinaa
  • The CHOICE

Aku hanya mampu berdiri di ambang pintu kamarku, menyaksikan tawa lepas mereka, kebersamaan mereka, canda tawa mereka, dan kebahagiaan yang terpancar jelas dari raut wajah mereka. Masihkah aku dianggap dalam keluarga ini? Masihkah aku terlihat dalam keluarga ini? Masih adakah aku dalam hati mereka? Atau mungkin aku hanya dianggap angin lalu yang sama sekali tidak penting dan tidak ada gunanya? Tanpa terasa air mata ini sudah mengalir deras, mengalir membasahi pipiku, aku tak berniat untuk menghapusnya, karena aku yakin air mata ini akan terus mengalir walau aku sudah beberapa kali menghapusnya. Hatiku sangat perih, dadaku begitu sakit, kepalaku mulai terasa pusing dan berat, memang hanya rasa sakit lah yang selalu setia menemaniku saat aku merasa sendiri dan terasingkan seperti ini. Sering aku bertanya-tanya, apakah aku bukan anak kandung mereka? Apakah kehadiranku di dunia ini sama sekali tak di inginkan? Apakah aku hanya anak terbuang yang di pungut oleh mereka? Perasaan sakit dan rasa iri ini selalu membuatku bertanya-tanya dalam hati, namun aku tahu bahwa aku tak sepantasnya untuk bertanya seperti itu, biar bagaimana pun mereka adalah keluarga yang menjaga dan mengasihiku selama ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines