(Un)Logical Me

(Un)Logical Me

  • WpView
    Reads 338
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 20, 2022
Ira Ayuningtyas. Gadis keras kepala itu berpikir bahwa selama ini ia masuk ke dalam jajaran orang paling rasional di muka bumi ini. Namun, semua berubah saat negara api menyerang. Tidak, tidak. Semua berubah saat Satya Braveswara, lelaki barbar dengan segudang tingkah konyolnya itu datang dan mengusik prinsipnya, menyentil egonya, mengikis akal sehatnya dan dengan lancangnya, mencoba menghidupkan kembali hati seorang Ira Ayuningtyas yang telah lama tidak digunakan sebagaimana mestinya.
All Rights Reserved
#116
wonpil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kang Younghyun : Finale (Young K DAY6) [Completed]
  • Kata Rayyan ✓
  • STEP INTO THE BEAT || JIHOON KYUNGMIN
  • Lil Brother
  • Penghuni
  • Sunset After Rain
  • Jauvan's Journey  - Han Jisung
  • Good Bye ( Complete )

Bekerja sebagai penyiar radio membuat Brian banyak dikenali orang-orang, bahkan sosial medianya dipenuhi oleh beberapa penggemarnya yang terus-menerus memberikan pujian untuknya. Selain karena tampan, dia pun memiliki suara yang indah ketika bernyanyi. Mustahil jika pria tampan seperti Brian tak memiliki seorang kekasih, tentu saja dia sudah mempunyai satu nama yang membuat hari-harinya semangat dalam bekerja, yaitu Ara. Disisi lain, ada hati yang harus terluka karena menerima kenyataan kalau Brian telah menjadi milik seseorang. Ayana Kim. Rekan kerja Brian, salah satu staff Enam hari radio. Dia-lah saksi bisu ketika Brian tengah menyiar di radio, selain menjadi rekan kerja yang baik untuk Brian, dia pun lumayan dekat dengan Ara dan sering bertukar cerita meskipun topiknya hanya berputar pada Brian. Hingga tiba saatnya Ayana dibuat dilema, antara ingin memperjuangkan Brian atau melepaskan Brian untuk Ara. Dia tahu, kalau perasaannya pada Brian ini salah, tapi dia tak bisa melakukan apa-apa karena hati tak bisa memilih untuk jatuh pada siapa. "Ayana, ini ada bekal. Mau makan berdua sama aku, enggak?" tawar Brian. "Bo-boleh?" gugup Ayana. Brian terkekeh pelan lalu berucap, "Boleh dong, Ara yang masak dan suruh aku buat makan siang sama kamu." *** Cover by tiadesign_

More details
WpActionLinkContent Guidelines