White Photographs

White Photographs

  • WpView
    Reads 10,784
  • WpVote
    Votes 578
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadComplete Sat, Jul 11, 2015
Samuel dan Biandra adalah dua orang asing yang bertemu dalam ketidaksengajaan, di sebuah malam mendung pertengahan bulan november, dan di tengah kerumunan orang dalam ruang tunggu bandara. Keduanya terjebak dalam penantian yang terlalu lama. Sama-sama menunggu, sama-sama menghitung waktu. Mereka menanti hingga celah diantara keduanya merenggang, hingga salah satu membiarkan cinta merayap masuk. Mereka bertukar cerita lewat dua cangkir kopi panas yang mengepul. Tentang hidup, impian, serta kesamaan yang menjadi penghubung dalam percakapan mereka. Dua orang itu terus menerka, menemani, melengkapi. Sampai suatu saat kesadaran memenuhi benak masing-masing. Tentang apa sebenarnya yang mereka miliki bersama. COMPLETED - © 2015 Salshabrina All Right Reserved
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cava's Melodic Heartbeat
  • About Time
  • Vous Me Voyez 2
  • Another Now
  • AMORAIGER 2 [COMPLETED]
  • BarraKilla
  • Bersamamu
  • Sweetbreeze
  • Kasat Rasa [Ongoing]

"Mungkin cinta sama cowok yang enggak sesuai tipe kita bakal lebih seru" ♡♡♡ Clavelina menjalani hidupnya dalam ritme yang tertata, dipenuhi oleh keanggunan balet dan keheningan yang menenangkan. Setiap hari ia menari, melukis mimpinya dalam setiap langkah lembut yang membuat jiwanya terasa utuh. Namun, dunia Clavelina yang harmonis mulai terusik ketika hadir sosok River, lelaki tongkrongan dengan senyum nakal, rokok yang tak pernah lepas dari tangannya, dan sikap menggoda yang seakan tak mengenal batas. Bagi Clavelina, River adalah badai yang mengacaukan keteraturannya; bagi River, Clavelina adalah tantangan yang memikat sekaligus membingungkan. Pertemuan mereka kerap diwarnai adu argumen dan benturan watak yang seolah tak mungkin menyatu. Clavelina merasa jengah dengan gaya hidup River yang sembrono dan berisik, sementara River tak habis pikir mengapa gadis ini begitu serius dan kaku dalam menjalani kehidupan. Namun, di balik semua pertentangan itu, terselip momen-momen kecil yang membuat Clavelina mulai merasakan getaran halus di hatinya saat River tersenyum tulus. River, di sisi lain, mulai menyadari bahwa Clavelina bukan sekadar gadis biasa; dia adalah seseorang yang diam-diam membuatnya ingin menjadi lebih baik. Seiring berjalannya waktu, dinding-dinding yang mereka pertahankan perlahan runtuh. River mulai melepaskan kebebasannya yang liar untuk seseorang yang membuatnya merindukan kedamaian, sementara Clavelina membuka hatinya untuk menerima keberanian dan warna baru yang dibawa River. Ini adalah kisah cinta yang terlahir dari pertentangan sempurna, yang membuktikan bahwa keindahan sejati kerap muncul di tengah perbedaan yang tampak tak mungkin dipertemukan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines