DECEMBER
  • WpView
    Reads 1,017
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 25, 2020
Mila Nerissa Wahyudi. Gadis cantik SMA yang cuek, seadanya, dan nyaris tidak tertarik pada laki-laki. Suatu hari ada seorang laki-laki yang tertarik padanya dan tak lelah juga untuk terus berusaha agar mendapatkan hatinya. Apakah Mila tertarik? Apakah yang terjadi jika Mila menerima seorang laki-laki untuk mengisi hatinya? Apakah Mila siap menerima resiko yang akan terjadi kelak jika ia menerimanya? Saat Mila mencoba membuka hati, satu cobaan yang harus ia hadapi, dan cobaan tersebut membuat mimpi dan harapannya seakan sirna. Tragedi tersebut begitu membekas dan terdengar sangat nyaring di telinga serta pikirannya.
All Rights Reserved
#97
mila
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Milan
  • Fate In You (COMPLETED)
  • Strange Girl  ✔️(Revisi)
  • My Mysterious Boy
  • Lovakarta
  • Be my Sweet Darling  [END]
  •  Milan
  • I Give You Flower
  • Ali Arkhan
  • About feelings   (selesai)
Milan

[TERSEDIA DI TOKO BUKU] #1 in teen fiction(18/11/17) Milan dingin, kata orang hatinya membeku seperti es. Tapi menurutku Milan itu seperti es krim. Dia memang dingin, bahkan boleh dikatakan beku. Namun seperti halnya es krim, saat sudah meleleh baru akan terasa manisnya -Damara **** Damara Kinanti, masih kelas 10 SMA. Cantik, tapi agak pendek bahkan kata orang Damara masih terlihat seperti anak SMP dengan wajah polos dan tubuh kecilnya. Meskipun badannya kecil, Damara punya keberanian yang sangat besar untuk menyukai seorang Milan Arega, kakak kelasnya. Most wanted sekaligus bad boy paket komplit: Luar biasa tampan, populer dan kaya. Tapi sikap Milan terlampau dingin. Terutama tentang cinta dan perempuan. Sang most wanted tidak pernah melirik para gadis yang menyukainya sedikit-pun. Bagi Milan cinta hanya omong kosong dan semua perempuan itu sama saja: lemah, merepotkan juga murahan. Hati Milan sudah lama beku. Berbagai macam cara terus Damara lakukan agar Milan bisa menyukai dirinya. Diabaikan, dibilang bagai pungguk merindukan bulan, harus sabar menunggu, dan selalu berjuang sendiri, hanya itu yang selalu diterima Damara. Tapi ingin menyerah pun Damara selalu kalah dengan hatinya, jadi gadis itu terus berjuang. Bertumpu pada sebuah harapan kecil. Damara terus berusaha agar semua angan-angan tentang dirinya dan Milan bisa menjadi nyata. Kini pertanyaannya hanya satu: Dapatkah Damara melelehkan hati Milan yang beku, dan merasakan sebuah akhir yang manis?

More details
WpActionLinkContent Guidelines