Story cover for Sangkal by iputsept
Sangkal
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Dec 21, 2019
Sang-kal ,- bantah; tidak membenarkan: <i> ia -- semua tuduhan itu;

Bagaimana perasaan anda jika teman masa kecil selalu datang kedalam mimpi anda?! bahkan seperti jadwal rutin; tiga bulan sekali. Dan lucunya didalam mimpi itu ia seperti ingin mengatakan sesuatu atau bahkan...hmm,,, seperti menginginkan anda.


i.
"udahlah, mungkin dia rindu".
Hey! Okey kalau sekali atau dua kali dia datang, aku terima itu namanya rindu. Lah ini apa? Lebih dari sembilan kali. 
ii.
"hahaha,,, lucu. Dia yang selalu ngerjain dan usilin kamu dulu?"
Iya, benar dia. Aneh kan?! 
iii.
"coba tanya kabarnya"
Saya? Ogah komunikasi lagi sama dia.
iv.
"mungkin itu tandanya jodoh, kan sekarang udah dewasa, udah 20+ kan?"
Jodoh itu jawabannya nikah. Ya kali saya nikah sama dia. Orang dulu kerjaannya ngeselin, sering ngusilin saya. Mana ada baik-baiknya tuh.
v.
"gue sebagai cowok nih ya, tergantung ceweknya. Kalau mau diperjuangin ya gua perjuangin"
Lah, nyesel gua Tanya sama lu, gua kan yang dipojokin. Kasih pernyataan lagi. Udah tau dari awal dia gak ada baiknya sama gua monyettt.
vi. 
"gini ya, setiap pandangan orang kan beda-beda. Mungkin dulu ia memandang akak sebagai teman masa kecil, tapi sekarang tuh ia memandang akak sebagai perempuan seutuhnya"
Lah ini apa lagi, tambah memojokkan gue.
vii.
"mimpi bertemu orang yang sama berkali-kali bisa menjadi tanda bahwa seseorang sedang berada dalam tekanan atau kegelisahan karena sesuatu"
Iya dalam tekanan. Kan gegara mimpi itu gue tertekan. 

vii.
"Kita liat aja dari tiga bulan kedepan. Masih mimpi lagi gk?!"


Setiap saya mencari pembenaran atas pikiran, selalu kebenaran yang didapatkan. Bahkan semua pembenaran yang ingin dibenarkan selalu kalah dengan kebenaran sesungguhnya.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Sangkal to your library and receive updates
or
#307frienship
Content Guidelines
You may also like
DIKANESHA by yunnicunil
16 parts Ongoing
Lahir sebagai anak di luar nikah menjadikan hidup Nesha sejak awal dipenuhi bayang-bayang takdir yang tidak ia pilih. Kedua orang tuanya terpaksa menanggung keputusan pahit, sementara ia tumbuh dengan membawa beban yang tidak pernah ia minta. Dari kecil, Nesha belajar bahwa cinta dan komitmen bukanlah janji manis, melainkan luka yang diwariskan. Rasa takut akan keterikatan membuatnya menutup rapat hati, seolah membangun benteng tinggi agar tak ada lelaki yang bisa menyentuh ruang terdalam jiwanya. Namun, satu pengecualian. Dika. Bersama Dika, Nesha menemukan versi dirinya yang paling jujur-tanpa topeng, tanpa pura-pura. Sebuah ruang aman yang tak pernah ia rasakan bersama siapa pun. Hanya saja, sebuah keadaan memaksa Nesha dan Dika pada ikatan yang paling ia hindari-pernikahan. Sebuah janji yang selama ini menjadi ketakutannya yang paling besar. Dan kini, ia harus menghadapi kenyataan bahwa lelaki yang selama ini ia percayai, justru adalah orang yang menggenggam kunci takdir barunya. - "Bajingan! Anak setan! Binatang sialan! Dasar satwa liar! Cowok keparat! Orang cabul! Lo apain gue malem itu hah!?" - Nesha mendesis di sana. "Ya lagian, masa gue gak ngerasain apa apa abis begituan." "YA EMANGNYA LO HARUS NGERASIN APA?!" "YEE APA KEK, GAK BISA JALAN ATAU GIMANA. MASA GAK SAMA KAYAK YANG DI BUKU BUKU, LO NYA GAK JAGO KALI!" - "Gue gak bisa janjiin pernikahan yang bahagia, menurut standar Lo. Tapi gue bakal usahain, jadi rumah buat Lo pulang. Rumah yang aman buat Lo tinggal, rumah yang nyaman buat Lo berbagi, susah ataupun senang." "Mau ya nikah sama gue?"
You may also like
Slide 1 of 9
Senyawa Abu-abu { F I N I S H } cover
BHS cover
STUCK cover
Amin paling serius  cover
DIKANESHA cover
gala bunga matahari🌻 (END) cover
Christian & Marsha (S2) cover
zeandra dan Marsha... cover
𝐄𝐥𝐝𝐢𝐫𝐚 || [Greshan] cover

Senyawa Abu-abu { F I N I S H }

23 parts Complete

kisah kami murid 12 ipa 1, bukan kelas elite atau apalah, cuma sebatas anak yang mengalami masa terindah sebelum kejenjang yang lebih, jangan lupakan keseruan dengan teman satu kelas, banyak masa yang dapat jadi kenangan yang akan jadi cerita dimasa berikutnya. " oi ra jadi nanti malam mangkal?" jika kalian pikir negative buang aja deh. Itu jauh dari ekspetasi kami emang bercanda kayak gitu tapi kami gak melakukannya "Woi jadilah.... Masa gak jadi udah gak sabarnih... napa mau ikut nih?" "Ngak Cuma mau nawarin vero sama marito mau ikut mereka lagi butuh duit" canda nani "Iya nih ra dari pada jual ginjal aku yang rugi, kalau ngepet bahaya tapi kalau ikut kau aman" sambung marito cekikikan "Boleh lah ra tapi aku kecil loh emang ada yang mau?" canda vero "Wiss pastilah... apalagi yang kecil-kecil lebih wow" canda Ara "Apa nih yang kecil-kecil" sambar indah dengan muka menahan ketawa "Issh anak kecil gak boleh tau" sambar Ara "Itu si suryanti masih mangkal" gurau tince jangan lupakan denga ketawa nya yang sudah lepas ''''' "Kan dah pernah Miss Cerita waktu tuh kalau mau dapat contekan harus pandai-pandai lah" gurau miss yang pengalaman "Lupa Miss Apalagi ada yang mendadak tuli" sindir Abel "Kalau kalian mau berhasil nyoteknya perhatikan siapa yang ngawas kan udah ditempel dimading jadwalnya trus perhatikan gerek-gerik guru yang ngawas