Radi dan Nadi

Radi dan Nadi

  • WpView
    LETTURE 34
  • WpVote
    Voti 9
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, dic 27, 2019
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
"Radi tanpa Nadi tuh gabisa hidup. " Ucap Radi sembari melihat ke langit. "A-apa sih Rad, Toh kita beda setahun berarti lo mati dong pas Gue belom la --. " "Maksud Gue Nadi yang ini. " Potong Radi sembari menunjuk ke arah pergelangan tangannya. "Bukan yang ini. " Tunjuk Radi kepada Nadi. "Bo- Bodo ga nanya! " Ketus Nadi sembari memalingkan wajahnya yang memerah seperti kepiting rebus. Radi mendekati wajah Nadi seolah akan melakukan. Sungguh Nadi sangat panik apa yang akan dilakukan Radi, Ahh keluarkan Nadi dalam situasi seperti ini, Sungguh Nadi tak menyukai ini. . . . . . . . . Baca dund:v Vote and Comment jangan lupa!! Follow Acc Author biar mangatsss!! (ʃƪ^3^)
Tutti i diritti riservati
#5
bukanromance
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Friendship In Love
  • Bintang [end]
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • Hai, Angkasa! [COMPLETED]
  • [END] Blind Rainbow
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • Rintik Hujan
  • ANGKASA [Sequel Sekasa] (COMPLETED)
  • NIDA ( END )
  • FANNA [ END ]

"Anisa hari ini kamu cantik buangetttt, pakek u tripel t lagi." Rayu Alif kepada Anisa. Anisa sama sekali tidak kebaperan atau ngeflay karena dia atau betul sifat sahabatnya, kalau ada maunya pasti memuji. Kebiasaan yang terhaqiqi. "Dari dulu."ketus Nisa dengan raut muka datar alias biasa-biasa saja. "Tapi sayang Tollloollll L nya tripel tripel." Kata Alif sambil menekan kata Tollol pada kalimatnya. "Loe tu yang begog, kalau gue gak tolol mana mau gue sahabatan sama Alien nyasar kaya loe." Jawab Nisa sambil menjitak kepala Alif saat kata Begog. Mereka memang sahabat yang konyol dan aneh. "Sialan loe." Melihat makanannya dan makanan Reza sudah habis, Alif berdiri untuk kembali. "Za ayo cabut, mbak min nanti yang bayar makanan Alif sama Reza Anisa ya. Soalnya dia baru ulang tahun." Setelah berbicara panjang lebar kali tinggi ditambah volume eh maksudnya setelah berbicara Alif langsung pergi sambil menjulurkan lidahnya ke arah Anisa. "oke." Jawab mbak Mina Uhuk-uhuk Mendengar kata-kata yang dilontarkan Alif, Anisa langsung kesedak saat minum. "Ati-ati dong kalo minum." "Alien, awas aja loe ya." Teriak Anisa kencang. Dia baru sadar kalau jadi sorotan mata para pengunjung lainnya. Tapi dia tetap tidak peduli. "Emangnya loe ulang tahun Nis? Bukannya masih lama ya?" Tanya Nafisya dengan nada polos. "Ya Allah kenapa engkau beri aku teman sepintar ini?" Mendengar dumelan Anisa, Nafisya hanya tersenyum kecil. "Alif itu lagi ngerjain gue." Dumel Anisa sambil berdiri merogoh sakunya. "Berapa mbak?." Tanya gadis itu kepada mbak Mina. "Sekalian sama Alif Reza kan?" Tanya mbak Mina. "Iya." Baca selengkapnya:")

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti