Syakirra

Syakirra

  • WpView
    Reads 597
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 18, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Syakirra jasmine,anak semata wayang dari keluarga Bram wijaya. Berwajah jutek tetapi menarik perhatian para lelaki. Wajah oval dan kacamata yang bertengker di matanya menambah kesan manis. Memiliki sifat yang keras kepala sehingga membuat orang yang disekitarnya harus banyak bersabar dan mengalah. Suatu hari ia bermimpi seorang cowo blasteran arab-indo. Yang ternyata adalah kakak kelasnya disekolah. Tetapi dihari yang sama ia juga dipertemukan oleh seorang badboy yang tampan tapi super ngeselin. Apakah kedua cowo itu akan memiliki rasa ke Syakirra?atau justru sebaliknya? Yuk baca ceritanyaaaa! Edit cover: @adindaamaryam
All Rights Reserved
#14
arabian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ain't Your Daddy (COMPLETED)
  • Zeyra And Her Clingy Boy (END)
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • Kakak Kelas Kaga Jelas!! [DERINABRAR]
  • SHALFA [SUDAH TERBIT]
  • TOUCHED (End)
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • Di Atas Kasta
  • Duda Lebih Menggoda (END)
  • Suck It and See (Complete)

Pernikahan Jamila Istari (30) dan Nadiem Arif Prakoso (38) sudah tiga tahun kandas, huru-hara dipicu oleh ketidak puasan Ami yang merasa kurang segala-galanya. Di zaman ini, di ekonomi yang begini, dia harus bertahan dengan Nadiem yang luntang-lantung setelah bisnisnya gulung tikar? Yang benar saja! Ami itu high maintenance! Belum lagi dia juga ikut menanggung hutang ibunya. Plus, ibu dan kakak Nadiem yang pelit pula. Di bayangan Ami, terbebasnya ia dari Nadiem bisa membuat kehidupannya lebih baik. Kenapa tidak? Toh, Ami punya gelar, kompeten, supel, cantik, ada pula harta gono-gini yang harus Nadiem berikan untuknya. Sudah sangat amat cukup, Ami bisa bekerja lagi dan menikmati uangnya seorang diri. Tapi nyatanya, tidak. Tiada beda, justru lebih berat, lebih parah, lebih menjengkelkan. Ami pusing, mual, mumet, apalagi setiap kali putrinya, Kanaya yang masih berusia tujuh tahun itu merengek-rengek ingin bertemu si Papi. "Mami ayooooooo! Kita cari Papi, aku mau Papi, kangen Papi, mau ketemu Papiiiiii!" "Papi kamu udah punya anak baru." "Haaaa! Mamiiiiii!" Rasanya Ami ingin menjerit dan bergulung-gulung saja!

More details
WpActionLinkContent Guidelines