CALL ME GAMU (GADIS MUNAFIK)

CALL ME GAMU (GADIS MUNAFIK)

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 27, 2019
"Jika kamu bahagia dengannya, maka aku juga ikut bahagia." BULLSHIT! Kalimat laknat yang di ucapkan oleh orang yang sok kuat pada umumnya. Orang yang sok tegar, sok bijak, padahal hatinya sedang rapuh. Namun kenyataannya aku juga seperti itu. Aku munafik dengan perasanku. Tanpa sadar aku menggoreskan luka yang dalam dihatiku. Tapi aku bisa apa? Melihat dia tersenyum membuatku juga ikut menyunggingkan senyum. Walaupun aku tau, senyum itu bukan karena aku. Itu lah aku, gadis munafik. Karena kemunafikan ku, aku melukai perasan ku sendiri. Let's go ke cerita aku selanjutnya 👉👉👉
All Rights Reserved
#73
munafik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Restu Tuhan
  • You Are Mine [Terbit]
  • Sinful (Tamat)
  • Because I'm Stupid (End)
  • CLOSER
  • Ilusi
  • Three Idiot Girls  ✔
  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • you again ✔
  • [Bukan] Cinta Pertama

Kisah cinta remaja SMA yang harus terpisah karena perbedaan keyakinan keduanya serta larangan demi larangan dari orang terdekat yang akhirnya memisahkan mereka melalui kejadian tragis. Gadis itu kehilangan kekasih hatinya yang pergi membawa sebongkah cinta yang hingga saat ini membuat jiwanya hampa, serasa jiwanya pun ikut pergi tak ada lagi semangat dalam dirinya hanya air mata yang sudah mengering dan hampir habis menemaninya menghabiskan waktu berharap keajaiban datang dan semua yang terjadi hanyalah mimpi belaka ***** " Ketika aku melewatkan hari tanpa dirimu, yakinlah aku baik-baik saja seperti hal nya aku yakin kau juga bahagia di sana" Al.... Senja itu ibarat kamu indah menenangkan meski sekejap tapi tak bisa kumiliki selamanya namun esok akan datang kembali membawa kebahagiaan,benar kan... Tanpamu meskipun sendiri aku tetap menyukai senja.. karena senja mengingatkanku padamu yang telah pergi bersama jutaan mimpi dan doa-doa yang pernah kita cipta dan pinta bersama Bahagialah di surga bersama Sang Hyang Widhi aku lanjutkan hidupku dan akan kutemukan bahagiaku di sini temui aku nanti di surga ya Al....

More details
WpActionLinkContent Guidelines