Will You Marry Me?

Will You Marry Me?

  • WpView
    Reads 549
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 12, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Seminggu tanpamu aku bisa apa? Yang ada aku semakin cinta" timpalku sambil cekikikan. "Jangan main perasaan, takutnya hanya singgah untuk meninggalkan luka" balas Ray bak pujangga. Novel ini mengisahkan bahwa cinta adalah kata kerja, cinta tidak buta, tidak ada alasan memendam perasaan sekalipun atas nama persahabatan. *** Selamat membaca dan jangan lupa tinggalkan vote atau komentar yaa ♥️
All Rights Reserved
#460
kisahromantis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bizzare Love Triangle
  • The Martial Art of love
  • Putralisha~
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Princess Of The Lind Of Ice
  • Another Pain (END) ✔
  • Cinta Tanpa Karena (END)
  • Kita Sembuh Bareng?

Bizzare Love Triangle Ini mungkin akan terdengar seperti kisah klasik. Kami bersahabat. Aku, Justin & Gladys. Kami sahabat dekat. Amat sangat dekat. Itu karena kami satu asrama. Hufflepuff. Asrama yg selalu menjujung tinggi kesetiaan, Loyalitas, rasa toleransi dan kejujuran diatas segalanya. Aku tak pernah menyadari segala perhatian Justin terhadapku. Bahkan hingga semua orang mulai menggosipkan hubungan kami. Aku masih tak terlalu peduli. Karena di mataku. Dia baik pada semua orang. Karena itu memanglah sifat dari semua penghuni asrama ini. Sekelumit masalah mulai terjadi saat aku mulai menyadari kenyataan bahwa aku menyukainya. Aku menyukai semua perlakuan manisnya padaku Dan ambisi itu mulai muncul. Ambisiku untuk memilikinya. Tapi apa yg harus aku lakukan saat sahabatku sendiri Gladys menyukainya. Perasaan yang dimilikinya jauh lebih tulus dari pada apa yang ku rasakan. Dia bahkan menyuruhku untuk segera berpacaran dengan Justin. Apa dia gila?! Aku tak kan melakukan hal konyol itu. Aku mendapat pilihan lain di saat yg tepat. Seorang kapten Quiddicth menembakku. Itu hal yg mengembirakan bukan?! Yaahh aku sangat bahagia saat itu.. Tapi itu adalah awal tragedi....

More details
WpActionLinkContent Guidelines