My Boyfriend (Slow-up)

My Boyfriend (Slow-up)

  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 17, 2020
Grezealla Angeliska sang primadona SMA Angkasa, pemilik suara emas yang di kagumi oleh semua orang. Hidupnya yang selalu bahagia tak membuat dia berfikir untuk mempunyai seorang kekasih. Menurutnya jika keluarga dan sahabat nya selalu ada untuk nya buat apa ia mencari kebahagiaan baru? Toh dengan mereka kebahagiaan nya pun sudah cukup. Namun tidak ada kan yang bisa menebak rencana Tuhan di balik takdir setiap orang? Hingga kedatangan seorang cowok bermata hazel namun dengan tatapan tajam dan muka datar nya membuat Grezealla Angeliska atau yang sering di panggil Grez menjadi penasaran dengan yang namanya jatuh cinta. Bagaimana rasanya? Apa sebahagia aku mempunyai mereka atau malah sebaliknya? "Ntah kenapa tatapan mata itu mengingatkan gw sama seseorang tapi siapa dia?" "Apa arti tatapan itu?" *** WARNING! Ini cerita pertama gw jadi maaf kalo ada kata atau alur yang gak jelas:v
All Rights Reserved
#1
sweetboyfriend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Keano
  • Eh, Mars!
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • GREENSTA [END]
  • Kisah Akala
  • THANK YOU MAHESA
  • Alshana
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • RAPUH!
  • Can I Call You Mine?
Keano

[ COMPLETED ] "Della." Della membalikan tubuhnya dan melihat kearah suara yang memanggilnya tapi dia tidak menemukan siapapun disana. "Gue disini." Della tersentak kaget saat menyadari pemilik suara itu dan saat ini pemilik suara itu ada dihadapannya. Della menelan ludahnya dengan susah payah. "Kak Ken?" Lelaki dihadapannya hanya tersenyum sambil menatap lurus mata Della. "Lo jangan terlalu menyayangi seseorang apalagi lo gak pernah tau bagaimana perasaan orang yang lo sayangi itu." Della masih diam dengan segala kebingungannya saat ini. "Mak-maksud..lo?" Sekali lagi Ken tersenyum dan menepuk lembut pundak Della. "Jangan bodoh hanya karena lo terlalu cinta sama orang." *** Seiring berjalannya waktu perasaan itu semakin tidak bisa aku kuasai. Perasaanku sudah menguasai diriku. Tidak pernah aku menyadari satu hal bahwa aku ingin memilikimu aku selalu mengharapkanmu. Tapi aku sadar memilikimu hanyalah angan semata. *** Mungkin bagi dia aku bukanlah siapa-siapa. Tapi bagiku dia adalah sosok yang begitu sempurna. Dia adalah cowok yang berbeda, sejak pertama kali aku melihatnya aku sudah dibuat kagum dengan sikap ramahnya. Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar cinta pada pandangan pertama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines