Sweet Destiny [SLOW UP]

Sweet Destiny [SLOW UP]

  • WpView
    Reads 745
  • WpVote
    Votes 151
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 25, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
1st story ~ Hanya sebuah kisah manis tentang seorang Emily Janeetta Alicia Steinmetz Wilhson... ~ Manis itu bukan aku... Juga bukan kamu... Manis juga bukan semua janji-janji yang kau berikan...Bukan juga disakarida yang kumakan setiap hari... Tapi, manis itu adalah saat dimana Tuhan mengizinkanku tuk bertemu denganmu... Kurasa itu yang termanis di hidupku.. Awal yang manis untuk setiap kenangan-kenangan manis berikutnyaa... ~Amy for him 💕 *Semoga suka sama ceritanyaa yaa... Jangan lupa comment, vote, and follow... Maaf kalau banyak typo atau kata-kata yang agak susah dipahami... Maaf kalau updatenya jarang banget karena kesibukan author juga banyak... Makasi pengertiannya buat karya saya yang pertama... Happy reading ❤
All Rights Reserved
#5
annoying
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aerilyn
  • Bad Boy In Love [COMPLETED]
  • HEATHER (END)
  • LANGIT & BULAN
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • FIZYA
  • mr.bean Ibrahim  End|
  • KEYLA
  • CLOSER
  • IS IT LOVE?  [On Going]
Aerilyn

Aerilyn bellvania meise. Aku selalu tersenyum ketika memandangmu, tetapi di dalam hatiku berkata. Inilah seseorang yang dulu selalu keperjuangkan dengan segenap jiwaku, dan kini sang waktu telah jauh meninggalkan kita. Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik. Sebuah tempat yang telah menjadi takdirmu dengan semua berkah dan kenikmatan dari-Nya, itulah yang pantas untukku. Kini waktu telah menjawab sebuah pertanyaan klasik, aku bukan yang terbaik untuk dirimu. Maka lanjutkanlah langkahmu, tetap tersenyumlah seperti itu. Aku akan tetap bahagia di sini apabila aku bisa memandang kau bahagia di sana. Mataku nanar melihat batu nisan bertuliskan orang yang kucintai, deraiku tak bisa ku tahan sehingga kubiarkan jatuh di tanah bersama tetesan lain dari langit Kata-kata dulu yang pernah ku ucapkan kepadamu kini hanyalah tinggal ilusi. "Lo tenang aja, gue gabakal ninggalin tanggung jawab. gue bakal ada disisi lo sebisa yang gue mampu. Lo gausah khawatir, gue akan selalu sayang sama lo hari ini, besok dan seterusnya." Aku merindukanmu, air mata ini tak dapat ku tahan lagi. Aku benar-benar merindukanmu. Buat readers jangan lupa vote dan kritiknya😊 CERITA AKAN DIREVISI SETELAH TAMAT! Update hari Minggu! {{{{{ON GOING}}}}}

More details
WpActionLinkContent Guidelines