We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pecandu Aksara.

Pecandu Aksara.

  • WpView
    Reads 80
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 6, 2020
WpInfo
Poetry
Hanya rangkaian kata kata tak bernyawa yang tersalur lewat isi hati, otak, dan perasaan. Tak mampu mengatakan namun masih mampu menuliskan. ©Fidyannisa Nb: Semua ini murni dari otakku.
All Rights Reserved
#669
aksara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KELUH
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Semu
  • Lembut Seperti Doa
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • Suara Dalam Aksara
  • | About You |
KELUH

Yang dapat kulakukan hanya mengeluh, menulis bermandikan peluh, tentang rasa yang tertahan, tentang kata yang harusnya tersampaikan. Cover : Canva

More details
WpActionLinkContent Guidelines